Perbedaan Jenazah Tentara Palestina dan Israel: Wangi dan Busuk!
Jum'at, 10 November 2023 - 12:36 WIB
Baca juga: OKI Kecam Kekebalan Israel dalam Perang Gaza
Seorang Kolonel Israel memperlihatkan mayat-mayat rekannya itu dalam unggahan Twitter di akun Adeeb Sheikh pada 6 November 2023.
Kolonel Zionis itu mengeluh mempunyai masalah dalam menjaga jenazah tentara Israel, karena mereka mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap, padahal belum satu hari pun berlalu sejak mereka dibunuh! Kolonel Israel itu memperlihatkan kondisi mayat tentara israel yang dibungkus dengan terpal.
Terbukti Sulit
Hukum Yahudi dan Islam sama-sama mewajibkan orang yang meninggal diperlakukan dengan baik dan dikubur sesegera mungkin. Mematuhi aturan-aturan ini, sementara ribuan orang tewas dalam zona perang, terbukti sulit. Ada begitu banyak mayat di Israel dan di Jalur Gaza.
Direktur Institut Forensik Nasional Israel, Chen Kugel, mengatakan ribuan jasad masih dalam lemari penyimpanan dingin di satu pangkalan militer. Dari jumlah itu, hampir ratusan masih belum diidentifikasi. Banyak mayat yang terbakar sehingga hanya dapat diidentifikasi dengan DNA.
Baca juga: 2 Pekan Perang Gaza, Israel Hancurkan 26 Masjid
“Kami dapati orang yang tubuhnya hanya tersisa satu kilogram karena terbakar total. Dan sebagian di antaranya hanya berupa potongan,” lanjutnya, sebagaimana dikutip Voice of America Indonesia.
Tugas identifikasi yang sulit ini sangat mendesak karena tradisi Yahudi mewajibkan penguburan segera. Bahkan sebelum pemakaman, doa Yahudi untuk orang mati, “Kaddish,” dibacakan di atas jasad yang dikumpulkan Zaka, organisasi keagamaan Israel yang mengambil jenazah untuk pemakaman Yahudi.
Bagi prajurit yang gugur, ada satuan tentara Israel yang bertugas menangani jasadnya dan menyiapkan penguburan sesuai prinsip penghormatan terhadap orang yang mati.
Seorang Kolonel Israel memperlihatkan mayat-mayat rekannya itu dalam unggahan Twitter di akun Adeeb Sheikh pada 6 November 2023.
Kolonel Zionis itu mengeluh mempunyai masalah dalam menjaga jenazah tentara Israel, karena mereka mengeluarkan bau yang sangat tidak sedap, padahal belum satu hari pun berlalu sejak mereka dibunuh! Kolonel Israel itu memperlihatkan kondisi mayat tentara israel yang dibungkus dengan terpal.
Terbukti Sulit
Hukum Yahudi dan Islam sama-sama mewajibkan orang yang meninggal diperlakukan dengan baik dan dikubur sesegera mungkin. Mematuhi aturan-aturan ini, sementara ribuan orang tewas dalam zona perang, terbukti sulit. Ada begitu banyak mayat di Israel dan di Jalur Gaza.
Direktur Institut Forensik Nasional Israel, Chen Kugel, mengatakan ribuan jasad masih dalam lemari penyimpanan dingin di satu pangkalan militer. Dari jumlah itu, hampir ratusan masih belum diidentifikasi. Banyak mayat yang terbakar sehingga hanya dapat diidentifikasi dengan DNA.
Baca juga: 2 Pekan Perang Gaza, Israel Hancurkan 26 Masjid
“Kami dapati orang yang tubuhnya hanya tersisa satu kilogram karena terbakar total. Dan sebagian di antaranya hanya berupa potongan,” lanjutnya, sebagaimana dikutip Voice of America Indonesia.
Tugas identifikasi yang sulit ini sangat mendesak karena tradisi Yahudi mewajibkan penguburan segera. Bahkan sebelum pemakaman, doa Yahudi untuk orang mati, “Kaddish,” dibacakan di atas jasad yang dikumpulkan Zaka, organisasi keagamaan Israel yang mengambil jenazah untuk pemakaman Yahudi.
Bagi prajurit yang gugur, ada satuan tentara Israel yang bertugas menangani jasadnya dan menyiapkan penguburan sesuai prinsip penghormatan terhadap orang yang mati.
Lihat Juga :