Konspirasi Yahudi Internasional, Rothschild: Lemahkan Ekonomi Gentiles dan Perangi Agama
Selasa, 28 November 2023 - 09:41 WIB
23.Suatu pemerintahan terselubung akan muncul, setelah Konspirasi berhasil melaksanakan program yang telah ditetapkan.
24. Untuk menguasai unsur pemuda, Konspirasi harus menyelusup ke dalam setiap lapisan masyarakat, termasuk kalangan pemerintah. Konspirasi harus tetap memegang program dan rancangan yang telah digariskan untuk memperdaya kaum muda di berbagai tempat, dan merusak mereka secara sistematis dengan menyebarluaskan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan, serta memerangi ajaran agama.
25. Dan terakhir mengenai undang-undang. Dalam hal ini Konspirasi tidak akan mengganggu undang-undang yang ada di suatu negara, tapi berusaha untuk menyalahgunakan, sehingga pada akhirnya akan menghancurkan kebudayaan kaum Gentiles itu sendiri.
William G. Carr mengatakan sampai pada butir 25 itu, dokumen yang dia miliki secara umum menjelaskan tentang program asli bagi Konspirasi Internasional. "Dokumen tersebut juga menjelaskan tempat dilakukannya pertemuan, yaitu jalan Bonden Strous, Frankfurt Jerman," katanya.
Baca juga: Konspirasi Yahudi Internasional, Rothschild: Tidak Ada Kekuatan yang Bisa Menghancurkannya
Dokumen-dokumen penting serupa itu pernah jatuh ketangan profesor Niloss dari Rusia tahun 1901, yang kemudian dibukukan dan diterbitkan pada tahun 1905 dengan judul Bahaya Yahudi.
Setelah diadakan perbandingan antara dokumen ia miliki dan dokumen yang ada di tangan profesor Niloss itu, ternyata keduanya sama. Bedanya hanya sedikit, yaitu bahwa dokumen yang ada di tangan Niloss punya lampiran tentang informasi tambahan mengenai penyusupan Konspirasi lewat paham atau teori baru, seperti teori Darwinisme (Biological Evolution), dan ideologi atheismaterialisme, seperti Marxisme. "Tambahan ini memang wajar, selaras dengan perkembangan zaman," ujar William G. Carr.
Zionisme
Program terpenting yang terkandung dalam dokumen yang ada pada profesor Niloss adalah sebuah informasi yang membuka kedok dan senjata baru bagi Konspirasi modern, yang disebut Zionisme.
Lihat Juga :