Benarkah Bahtera Nuh Telah Ditemukan?

Selasa, 05 Desember 2023 - 05:15 WIB
Gunung Ararat juga termasuk dalam salah satu gunung yang memiliki puncak paling luas di dunia. Ilustrasi: Ist
Pada abad yang lalu, puluhan orang mengaku telah menemukan lokasi bahtera Nuh . Sebagian besar pencarian modern berfokus pada Gunung Ararat di Turki Timur.

Pada tahun 1949, foto sisi barat laut Gunung Ararat diambil oleh badan intelijen Amerika Serikat . Sebuah bangunan besar terlihat menonjol keluar dari es dan salju. Namun, objek dalam gambar mungkin tidak lebih dari formasi batuan alam.

George Hagopian, sebagaimana dikutip laman Ark Encounter, mengaku bahwa ketika ia masih kecil pada tahun 1908, pamannya membawanya mendaki Gunung Ararat ke kawasan Ngarai Ahora. Hagopian mengatakan mereka menemukan sebuah kapal besar dan dia berjalan di atas atapnya.

Baca juga: Peristiwa Muharram: Bahtera Nuh Berlabuh setelah 150 Hari Air Genangi Bumi

Setidaknya selusin ekspedisi telah menjelajahi Ngarai Ahora sejak saat itu, namun hingga saat ini, tidak satu pun dari para petualang tersebut yang menemukan sisa-sisa bahtera Nuh.

Lokasi lain yang diusulkan adalah formasi Durupinar. Formasi “berbentuk bahtera” ini terletak sekitar 15 mil dari puncak Gunung Ararat.

Hal ini dipopulerkan oleh Ron Wyatt, yang mengaku telah menemukan banyak artefak di sekitar untuk menguatkan klaimnya. Sering digembar-gemborkan sebagai sisa-sisa bahtera Nuh, situs Durupinar tampaknya hanyalah salah satu dari banyak formasi geologi serupa di wilayah Turki ini.

Apakah kita akhirnya menemukan sisa-sisa bahtera Nuh? Dalam video ini, Dr Tim Chaffey menjawab pertanyaan ini dengan melihat apa yang disebut sebagai penemuan bahtera dan memeriksa apakah terdapat cukup bukti bahwa penemuan tersebut nyata dan apakah penemuan tersebut sejalan dengan Alkitab.

Lepas dari itu, New York Post melaporkan para arkeolog di Turki telah menemukan apa yang mereka yakini sebagai reruntuhan kapal mirip Bahtera Nuh setelah menggali situs geologi. Tim Peneliti Gunung Ararat dan Bahtera Nuh terdiri dari tiga universitas Turki dan Amerika, dan proyek mereka dimulai pada tahun 2021.

Baca juga: Surat Yasin Ayat 43-44: Pelajaran dari Bahtera Nuh dan Kapal Titanic
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!