5 Nabi yang Dibunuh dan Disiksa Kaum Yahudi

Senin, 04 Desember 2023 - 18:05 WIB
Dalam Kitab Al-Mubtada, Ishaq bin Bisyr meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwasanya ketika Rasulullah ﷺ melakukan Isra' Mi'raj, beliau bertemu Nabi Zakariya (ayah Nabi Yahya) di atas langit. Beliau menyapanya dan bertanya, "Wahai Abu Yahya, ceritakanlah tentang peristiwa pembunuhanmu, dan mengapa Bani Israil membunuhmu?" Zakaria menjawab, "Wahai Muhammad, aku beritahukan kepadamu, bahwa Yahya adalah manusia terbaik pada zamannya, ia memiliki wajah yang rupawan dan bersinar, dan seperti difirmankan oleh Allah bahwa ia adalah seorang panutan dan berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu). Ia sama sekali tidak butuh seorang wanita. Lalu istri dari raja Bani Israil ketika itu, yang senang menggoda kaum pria, suka terhadap Yahya (sebelum wanita itu menjadi istri raja).

Kemudian wanita itu pun menggoda Yahya, namun Allah masih menjaga Yahya hingga ia menolak dan tidak mau melakukan hal-hal yang tidak terpuji bersama wanita tersebut. Lalu wanita itu bertekad untuk membunuh Yahya dengan membujuk raja yang mengyukainya. Wanita Bani Israil berhasil menggoda raja dan bersedia untuk dinikahi. "Aku ingin darah Yahya bin Zakaria." Awalnya sang Raja menolak, namun akhirnya menyetujuinya permintaan wanita itu: "Baiklah kalau begitu, darahnya akan aku berikan kepadamu."

Kemudian raja itu mengutus para pasukannya untuk mencari Yahya dan membunuhnya. Sore harinya, Allah membinasakan raja, keluarganya, dan seluruh bala tentara kaum Bani Israel tersebut.

3. Nabi Zakariya 'Alaihissalam

Dalam Hadis disebutkan bahwa Nabi Zakariya 'Alaihissalam adalah seorang tukang kayu." (HR Muslim). Beliau hidup bersama putranya, Nabi Yahya 'alaihissalam. Saat Nabi Zakariya mengetahui kematian putranya (Nabi Yahya), dan mengetahui Allah mengubur hidup-hidup orang yang membunuhnya, dia melarikan diri menuju kebun di Baitul Maqdis.

Ibnu Katsir menyatakan tentang kematian Nabi Zakariya karena dibunuh Bani Israil, juga diriwayatkan oleh Abdul Mun'im bin Idris bin Sinan, dari ayahnya, dari Wahab bin Munabbih. "Ketika itu Zakariya melarikan diri dari kejaran kaumnya, lalu ia masuk ke dalam sebuah pohon. Dan saat kaumnya mengetahui bahwa ia berada di dalam pohon, maka mereka mengambil sebuah gergaji dan menggergaji pohon tersebut.

Lalu saat gergaji itu sedikit lagi mencapai dirinya, Allah mewahyukan, "Apabila eranganmu tidak berhenti, maka Aku akan membalikkan negerimu dan semua orang yang ada di atasnya." Namun saat itu juga erangan Zakaria berhenti, hingga ia akhirnya terbelah menjadi dua."

Hal yang berbeda diriwayatkan oleh Ishaq bin Bisyr, dari Idris bin Sinan, dari Wahab bin Munabbih. Ia berkata, "Orang yang terbunuh di dalam pohon adalah Yesaya, sedangkan Zakariya meninggal dunia dengan cara yang wajar." Wallahu A'lam

4. Nabi Uria bin Semaya

Uria bin Semaya atau Uriah adalah seorang Nabi yang disebutkan dalam Kitab Yeremia (26:20-24). Uria digambarkan sebagai putra Semaya dari Kiriath-Jearim. Pada masa pemerintahan Yoyakim, Raja Yehuda, ia melarikan diri ke Mesir dari kekejaman raja. Tetapi setelah dibawa kembali ia dipenggal dan tubuhnya dilemparkan ke kuburan rakyat biasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!