Asbabun Nuzul Surat Ibrahim Ayat 24, Perumpamaan Mukmin Seperti Pohon Kurma
Rabu, 13 Desember 2023 - 15:50 WIB
Allah membuat perumpamaan mukmin seperti pohon kurma, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit. Foto/ist
Asbabun Nuzul atau sebab turunya Surat Ibrahim Ayat 24 penting diketahui umat Islam. Setelah menggambarkan amal orang kafir dengan abu yang ditiup angin kencang, pada ayat ini (Ibrahim Ayat 24) Allah memberi perumpamaan bagi amal baik orang mukmin.
Allah membuat perumpamaan kalimat yang baik (kalimat tauhid) seperti pohon kurma, sebagai bahan renungan dan pelajaran bagi kaum muslimin. Berikut firman Allah dalam Surat Ibrahim Ayat 24:
Latin: Alam tara kaifa dharabal laahu matsalan kalimatan thayyibatan kasyajaratin tayyibatin ashluhaa tsaabitunw wa far'uhaa fis samaaa'.
Artinya: "Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit." (QS Ayat 24 )
Ibrahim
Asbabun Nuzul
Asbabun Nuzul Surat Ibrahim Ayat 24 dijelaskan dalam tafsir Al-Misbah, Tafsir Al-Maragi dan tafsir Ibnu Katsir bahwa ayat tersebut merupakan periwayatan perumpamaan muslim seperti pohon yang baik. Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata: "Bahwa suatu ketika kami berada di sekeliling Rasulullah ﷺ, lalu beliau bersabda: "Beritahulah aku tentang sebuah pohon yang serupa dengan seorang muslim, memberikan buahnya pada setiap musim!".
Kemudiah Abdullah bin Umar berkata: "Terlintas dalam benakku bahwa pohon itu adalah pohon kurma, tetapi aku lihat Abu Bakar dan Umar tidak berbicara, maka aku segan untuk berbicara." Dan seketika Rasulullah ﷺ tidak mendengar jawaban dari hadirin, maka beliau bersabda: "Pohon itu adalah pohon kurma."
Selanjutnya, Abdullah bin Umar kembali menambahkan, setelah selesai pertemuan dengan Rasulullah ﷺ itu, aku berkata kepada ayahku Umar: "Wahai Ayahku! Demi Allah telah terlintas dalam benakku bahwa yang dimaksud adalah pohon kurma." Beliau berkata: "Mengapa engkau tidak menyampaikannya?" Aku menjawab: "Aku tidak melihat seorangpun berbicara maka aku pun segan berbicara."
Allah membuat perumpamaan kalimat yang baik (kalimat tauhid) seperti pohon kurma, sebagai bahan renungan dan pelajaran bagi kaum muslimin. Berikut firman Allah dalam Surat Ibrahim Ayat 24:
اَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ اَصۡلُهَا ثَابِتٌ وَّفَرۡعُهَا فِى السَّمَآءِۙ
Latin: Alam tara kaifa dharabal laahu matsalan kalimatan thayyibatan kasyajaratin tayyibatin ashluhaa tsaabitunw wa far'uhaa fis samaaa'.
Artinya: "Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit." (QS Ayat 24 )
Ibrahim
Asbabun Nuzul
Asbabun Nuzul Surat Ibrahim Ayat 24 dijelaskan dalam tafsir Al-Misbah, Tafsir Al-Maragi dan tafsir Ibnu Katsir bahwa ayat tersebut merupakan periwayatan perumpamaan muslim seperti pohon yang baik. Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata: "Bahwa suatu ketika kami berada di sekeliling Rasulullah ﷺ, lalu beliau bersabda: "Beritahulah aku tentang sebuah pohon yang serupa dengan seorang muslim, memberikan buahnya pada setiap musim!".
Kemudiah Abdullah bin Umar berkata: "Terlintas dalam benakku bahwa pohon itu adalah pohon kurma, tetapi aku lihat Abu Bakar dan Umar tidak berbicara, maka aku segan untuk berbicara." Dan seketika Rasulullah ﷺ tidak mendengar jawaban dari hadirin, maka beliau bersabda: "Pohon itu adalah pohon kurma."
Selanjutnya, Abdullah bin Umar kembali menambahkan, setelah selesai pertemuan dengan Rasulullah ﷺ itu, aku berkata kepada ayahku Umar: "Wahai Ayahku! Demi Allah telah terlintas dalam benakku bahwa yang dimaksud adalah pohon kurma." Beliau berkata: "Mengapa engkau tidak menyampaikannya?" Aku menjawab: "Aku tidak melihat seorangpun berbicara maka aku pun segan berbicara."
Lihat Juga :