Kisah Khalifah Umar bin Khattab Ingin Abu Ubaidah Menggantikannya

Sabtu, 16 Desember 2023 - 07:28 WIB
Adanya ambisi buruk inilah yang membuatnya ragu menunjuk seorang pengganti untuk menggantikan kedudukannya. Ilustrasi: art station
Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin al-Jarraḥ (583-639 M) adalah Sahabat Nabi Muhammad dan termasuk10 orang yang dijanjikan masuk surga. Beliau adalah Muhajirin dari kaum Quraisy Makkkah yang termasuk paling awal untuk memeluk agama Islam . Beliau wafat tahun 639, sebelum Umar bin Khattab , disebabkan oleh wabah penyakit. Dan diimakamkan di Deir Alla, Yordania

Kala itu, Khalifah Umar bin Khattab tengah membujur di tempat tidur di rumahnya sementara tabib mengatakan kepadanya supaya ia berwasiat.

Pada hari Rabu, 4 Zulhijah tahun ke-23 Hijriyah atau 644 Masehi itu, Khalifah Umar bin Khattab mengalami luka serius akibat mendapat tusukan Abu Lu'lu'ah Fairuz, budak al-Mugirah. Tikaman itu mengenai bawah pusar Umar. Akibatnya memutuskan lapisan kulit bagian dalam dan usus lambungnya.

"Kaum muslimin bertanya-tanya gerangan apa yang mendorong Abu Lu'lu'ah melakukan kejahatan itu," tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" yang diterjemahkan Ali Audah menjadi "Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987)

Baca juga: Bidadari Hitam Manis untuk Umar Bin Khattab

Di sisi lain, para pemuka Muslimin berbicara kepada Umar mengenai apa yang akan terjadi jika ajal Khalifah yang agung itu sudah ditentukan oleh Allah sampai di situ.

"Tentang siapa yang akan menggantikan Umar, itulah yang lebih banyak menyita pikiran mereka dan pikiran Umar sendiri," tutur Haekal.

Adakah meniru Abu Bakar yang memilih orang yang akan menggantikannya, atau membiarkan mereka yang akan menentukan sendiri seperti dalam rapat mereka di Saqifah Banu Sa'idah ketika Allah telah memanggil Rasul-Nya?

Ibn Umar ketika itu berkata kepada Umar bin Khattab: "Tidakkah Anda akan menunjuk seorang pengganti?"

"Siapa?" tanya Umar.

Sang putra itu menjawab: "Dengan berijtihad, karena Anda bukan pemilik mereka! Bagaimana kalau Anda mengirim utusan kepada seorang penanggung jawab daerah Anda. Tidakkah Anda ingin menunjuk seseorang menjadi pengganti sampai ada jalan lain?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!