Jangan Sia-siakan Waktu Muda, Ini Balasannya di Masa Tua Kelak
Sabtu, 06 Januari 2024 - 09:03 WIB
Jika seseorang baik laki-laki atau perempuan, menjaga hak Allah pada waktu muda dan masih kuat, Allah akan menjaganya pada waktu tua dan lemah. Foto ilustrasi/ist
Jika seseorang baik laki-laki atau perempuan, menjaga hak Allah pada waktu muda dan masih kuat, Allah akan menjaganya pada waktu tua dan lemah. Allah akan terus menjaga pendengaran, penglihatan, daya, kekuatan, serta kecerdasan.
Dalam buku 'Washaya Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam Lirrijal' karya Muhammad Khalil Itani disebutkan bahwa Rasulullah berwasiat kepada para lelaki (termasuk perempuan) agar masa tuanya dijaga Allah Ta'ala. Rasulullah berwasiat agar selalu menjaga keistiqamahan dalam beribadah dan menjaga akhlak. Lalu senantiasa bertakwa kepada Allah, dan beramal ma'ruf nahi Munkar.
Wasiat Rasulullah yang lain adalah bertaubat kepada Allah, bersuci dengan baik untuk dirinya, selalu berzikir dan berdoa, berjiwa sosial, berilmu dan suka berdakwah, dan tidak berbuat zalim.
Jika seorang di masa mudanya menjaga kebaikan itu, maka Allah Ta'ala akan menjaganya. Ada suatu nasihat yang pernah disampaikan oleh Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.
Potongan hadisnya adalah : "Jagalah hak Allah, niscaya Allah akan menjagamu.” (HR. Tirmidzi, dan Ahmad).
Disebutkan dalam Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam yang dimaksud menjaga hak Allah di sini adalah bertakwa dengan menjaga batasan-batasan, hak-hak, perintah, dan larangan-larangan Allah serta beribadah dan berbuat baik kepada manusia.
Yaitu seseorang menjaganya dengan melaksanakan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, dan tidak melampaui batas dari batasan-Nya (berupa perintah maupun larangan Allah). Inilah yang disebutkan dalam firman Allah dalam Surat Qaaf ayat 32-33.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"(Kepada mereka dikatakan), "Inilah nikmat yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang senantiasa bertobat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya)." "(Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat," (QS. Qaf : 32-34)
Hal ini agar hingga tua dan jompo seseorang akan tetap berada dalam lindungan Allah Ta'ala. Dilindungi dari perbuatan maksiat dan dilindungi dari kemalasan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Dan ketika seseorang bertakwa saat mudanya maka Allah akan memberi kehidupan yang baik di masa tuanya dan sudah jompo. Yakni Allah akan menjaganya setidaknya dalam 5 hal :
1. Allah Ta'ala akan senantiasa menjaganya sampai tua agar hatinya dihidupkan untuk selalu menjalankan salat dan tidak pernah meninggalkannya. Bahkan ini adalah bentuk perkara yang paling penting untuk dijaga.
Dalam buku 'Washaya Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam Lirrijal' karya Muhammad Khalil Itani disebutkan bahwa Rasulullah berwasiat kepada para lelaki (termasuk perempuan) agar masa tuanya dijaga Allah Ta'ala. Rasulullah berwasiat agar selalu menjaga keistiqamahan dalam beribadah dan menjaga akhlak. Lalu senantiasa bertakwa kepada Allah, dan beramal ma'ruf nahi Munkar.
Wasiat Rasulullah yang lain adalah bertaubat kepada Allah, bersuci dengan baik untuk dirinya, selalu berzikir dan berdoa, berjiwa sosial, berilmu dan suka berdakwah, dan tidak berbuat zalim.
Jika seorang di masa mudanya menjaga kebaikan itu, maka Allah Ta'ala akan menjaganya. Ada suatu nasihat yang pernah disampaikan oleh Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.
Potongan hadisnya adalah : "Jagalah hak Allah, niscaya Allah akan menjagamu.” (HR. Tirmidzi, dan Ahmad).
Disebutkan dalam Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam yang dimaksud menjaga hak Allah di sini adalah bertakwa dengan menjaga batasan-batasan, hak-hak, perintah, dan larangan-larangan Allah serta beribadah dan berbuat baik kepada manusia.
Yaitu seseorang menjaganya dengan melaksanakan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, dan tidak melampaui batas dari batasan-Nya (berupa perintah maupun larangan Allah). Inilah yang disebutkan dalam firman Allah dalam Surat Qaaf ayat 32-33.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
هٰذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِكُلِّ اَوَّا بٍ حَفِيٍْ . @. مَنْ خَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِا لْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُّنِيْبِ
"(Kepada mereka dikatakan), "Inilah nikmat yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang senantiasa bertobat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya)." "(Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat," (QS. Qaf : 32-34)
Hal ini agar hingga tua dan jompo seseorang akan tetap berada dalam lindungan Allah Ta'ala. Dilindungi dari perbuatan maksiat dan dilindungi dari kemalasan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Dan ketika seseorang bertakwa saat mudanya maka Allah akan memberi kehidupan yang baik di masa tuanya dan sudah jompo. Yakni Allah akan menjaganya setidaknya dalam 5 hal :
1. Allah Ta'ala akan senantiasa menjaganya sampai tua agar hatinya dihidupkan untuk selalu menjalankan salat dan tidak pernah meninggalkannya. Bahkan ini adalah bentuk perkara yang paling penting untuk dijaga.
Lihat Juga :