Peristiwa Rajab: Ketika Perubahan Kiblat Menjadi Ujian bagi Kaum Muslimin

Kamis, 11 Januari 2024 - 10:31 WIB
بَيْنَا النَّاسُ يُصَلُّونَ الصُّبْحَ فِي مَسْجِدِ قُبَاءٍ إِذْ جَاءَ جَاءٍ فَقَالَ أَنْزَلَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُرْآنًا أَنْ يَسْتَقْبِلَ الْكَعْبَةَ فَاسْتَقْبِلُوهَا فَتَوَجَّهُوا إِلَى الْكَعْبَةِ


Ketika jama’ah kaum Muslimin sedang menunaikan salat Shubuh di Quba’, tiba-tiba ada seorang sahabat mendatangi mereka, lalu mengatakan : “Allah Azza wa Jalla telah menurunkan sebuah ayat kepada Nabi-Nya agar menghadap Kakbah, maka hendaklah kalian menghadap Kakbah !” Lantas mereka semua berpaling menghadap ke arah Kakbah.

Ayat di atas juga sebagai jawaban dari pertanyaan yang timbul akibat perubahan kiblat ini, yaitu bagaimana dengan salat para sahabat yang meninggal dunia sebelum perubahan kiblat ini, apakah salat mereka dengan menghadap Baitul Maqdis diterima oleh Allah ataukah tidak?

Jawabannya, Allah tidak akan menyia-nyiakan salat mereka. Karena mereka melakukan salat dengan menghadap Baitul Maqdis itu dalam rangka mentaati Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana para shahabat yang masih hidup menunaikan salat menghadap Kakbah juga dalam rangka mentaati Allah dan Rasul-Nya.

Baca juga: 8 Peristiwa Bulan Rajab yang Sangat Bersejarah Bagi Umat Islam
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!