Doa Yasin untuk Almarhum, Diawali Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:20 WIB
Doa Yasin untul Almarhum. Ilustrasi: SINDOnews
Doa Yasin untuk almarhum diawali dengan tawassul kepada Nabi Muhammad SAW dan orang-orang salih dengan membaca Surat Al-Fatihah .

Imam Ahmad bin Hambal dan segolongan ulama Syafi'iyyah mengatakan doa dan pahala membaca Al-Qur'an sampai kepada orang yang meninggal. Perlu diingat, hendaknya setelah membaca Al-Qur'an disertai dengan berdoa: "Ya Allah sampaikanlah pahala membaca Al-Qur'an ini kepada Fulan atau Fulanah."

Berikut cara kirim doa Yasin untuk Orang Meninggal:

1. Membaca Ta'awudz dan Basmalah.

2. Berniat, yaitu menghadirkan niat untuk mendoakan kebaikan dan mengirim doa kepada mayit.

3. Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW:

Baca juga: Hukum Membaca Surat Yasin di Malam Jumat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ


Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang maha Pengasih lagi Maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad ﷺ, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Faatihah..."

4. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Yasin yang Pahalanya Diniatkan untuk Mayit

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ


Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Kabulkanlah permohonan kami Ya Rabb." (QS Al-Fatihah 1-7)

Baca juga: UAS: Hukum Baca Surat Yasin Malam Jumat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!