Tafsir Surat An-Nas: Agar Dihindarkan dari Kejahatan Godaan yang Bersembunyi

Selasa, 05 Maret 2024 - 16:26 WIB
Mereka bertanya, "Juga termasuk engkau, ya Rasulullah?" Beliau SAW menjawab:

Baca juga: Hukum Tajwid Surat An-Nur Ayat 24

«نَعَمْ إِلَّا أَنَّ اللَّهَ أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلَا يَأْمُرُنِي إِلَّا بِخَيْرٍ»


Ya, hanya saja Allah membantuku dalam menghadapinya; akhirnya ia masuk Islam, maka ia tidak memerintahkan kepadaku kecuali hanya kebaikan.

Dan di dalam kitab Sahihain disebutkan dari Anas tentang kisah kunjungan Safiyyah kepada Nabi SAW yang saat itu sedang i'tikaf, lalu beliau keluar bersamanya di malam hari untuk menghantarkannya pulang ke rumahnya.

Kemudian Nabi SAW bersua dengan dua orang laki-laki dari kalangan Ansar. Di saat melihat Nabi SAW, bergegaslah keduanya pergi dengan cepat. Maka Rasulullah SAW bersabda: "Perlahan-lahanlah kamu berdua, sesungguhnya ia adalah Safiyyah binti Huyayyin."

Maka keduanya berkata.”Subhanallah, ya Rasulullah." Rasulullah SAW bersabda:

«إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِي قُلُوبِكُمَا شَيْئًا- أَوْ قَالَ شَرًّا»


Sesungguhnya setan itu mengalir ke dalam tubuh anak Adam melalui aliran darahnya. Dan sesungguhnya aku merasa khawatir bila dilemparkan sesuatu (prasangka buruk) ke dalam hati kamu berdua.

Baca juga: Tadabur Surat An-Nur, Kandungan dan Keutamaan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!