Kenapa Allah SWT Memberi Cobaan Bertubi-tubi? Jangan Salah Sangka Dulu
Jum'at, 29 Maret 2024 - 03:05 WIB
Artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami Telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan Sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”
Pada pemaknaan ayat di atas, terdapat pelajaran tentang keimanan yang dapat ambil. Bisa jadi, musibah atau ujian yang diberikan adalah cara Allah SWT mengukur kualitas iman yang dimiliki hambanya.
Jika diumpamakan, seperti kata pepatah “Semakin tinggi pohon, maka semakin besar pula angin yang akan menerpanya”, Allah SWT akan memberikan ujian atau cobaan dengan mempertimbangkan kadar iman yang dimiliki hamba tersebut. Jadi, semakin baik imannya, maka berpotensi pula berat dan lebih sering ujiannya.
Namun, tak perlu khawatir. Allah tidak pernah menguji seseorang di luar batas kemampuannya. Hal ini sebagaimana disampaikan pada penggalan Surat Al Baqarah ayat 286.
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”
Para akhirnya, bisa dipahami bahwa tak ada seorang pun dalam hidupnya yang tidak menerima atau menghadapi ujian/cobaan. Namun, kembali lagi bahwa semua itu tergantung terhadap bagaimana cara kita memandang dan menyelesaikannya.
Jadi, terjawab sudah pertanyaan mengenai “Kenapa Allah SWT memberi cobaan bertubi-tubi?”. Satu hal yang pasti, niat Allah itu selalu baik dan tidak akan pernah memberikan cobaan melainkan dengan mempertimbangkan kesanggupan hambanya.
Baca juga: Tanda-Tanda Tobat Nasuha, Allah Turunkan Banyak Cobaan untuk Melebur Dosanya
Wallahu a’lam
Pada pemaknaan ayat di atas, terdapat pelajaran tentang keimanan yang dapat ambil. Bisa jadi, musibah atau ujian yang diberikan adalah cara Allah SWT mengukur kualitas iman yang dimiliki hambanya.
Jika diumpamakan, seperti kata pepatah “Semakin tinggi pohon, maka semakin besar pula angin yang akan menerpanya”, Allah SWT akan memberikan ujian atau cobaan dengan mempertimbangkan kadar iman yang dimiliki hamba tersebut. Jadi, semakin baik imannya, maka berpotensi pula berat dan lebih sering ujiannya.
Namun, tak perlu khawatir. Allah tidak pernah menguji seseorang di luar batas kemampuannya. Hal ini sebagaimana disampaikan pada penggalan Surat Al Baqarah ayat 286.
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”
Para akhirnya, bisa dipahami bahwa tak ada seorang pun dalam hidupnya yang tidak menerima atau menghadapi ujian/cobaan. Namun, kembali lagi bahwa semua itu tergantung terhadap bagaimana cara kita memandang dan menyelesaikannya.
Jadi, terjawab sudah pertanyaan mengenai “Kenapa Allah SWT memberi cobaan bertubi-tubi?”. Satu hal yang pasti, niat Allah itu selalu baik dan tidak akan pernah memberikan cobaan melainkan dengan mempertimbangkan kesanggupan hambanya.
Baca juga: Tanda-Tanda Tobat Nasuha, Allah Turunkan Banyak Cobaan untuk Melebur Dosanya
Wallahu a’lam
(wid)
Lihat Juga :