Tuntunan Iktikaf Sesuai Al Qur'an dan Sunnah Rasul
Rabu, 03 April 2024 - 08:56 WIB
Artinya: “…maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka jangan kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. al-Baqarah:187).
Latin: nawaitul i'tikafa fii haadzal masjidi lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat I’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala “
-Beragama Islam
-Baligh dan berakal
-Iktikaf dilaksanakan di masjid, baik masjid jami’ maupun masjid biasa
-Membaca niat
3. Niat Iktikaf
Saat seorang Muslim ingin beriktikaf, mereka harus berniat terlebih dahulu. Berikut ini bacaannya:نويت الاعتكاف في هذا المسجد لله تعالى
Latin: nawaitul i'tikafa fii haadzal masjidi lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat I’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala “
4. Syarat-syarat Iktikaf
Pada pelaksanaannya, iktikaf sendiri memiliki tata cara yang terdiri atas syarat dan rukun. Berikut ini di antaranya:-Beragama Islam
-Baligh dan berakal
-Iktikaf dilaksanakan di masjid, baik masjid jami’ maupun masjid biasa
-Membaca niat
Lihat Juga :