Kematian Presiden Ebrahim Raisi: Iran, Lebanon dan Suriah Umumkan Hari Berkabung
Selasa, 21 Mei 2024 - 11:46 WIB
Iran berkabung selama 5 hari untuk meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi. Foto: Press TV
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengumumkan 5 hari berkabung untuk Presiden Ebrahim Raisi yang meninggal dalam kecelakaan helikopter. Sementara itu, Lebanon dan Suriah juga mengumumkan hari berkabung selama 3 hari
“Saya mengumumkan lima hari berkabung dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terkasih,” kata Khamenei dalam pernyataan resmi sehari setelah kematian Raisi dan pejabat lainnya dalam kecelakaan di Provinsi Azerbaijan Timur.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan Khamenei telah menunjuk Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber sebagai penjabat presiden dan memiliki jangka waktu maksimal 50 hari untuk mengadakan pemilu setelah kematian Raisi.
Baca juga: Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Presiden Iran
Sementara, kabinet pemerintah telah menunjuk Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri Kani sebagai penjabat menteri luar negeri.
Raisi, menteri luar negeri Hossein Amirabdollahian dan sejumlah lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada hari Senin, 20 Mei 2024. Raisi meninggal di usia 63 tahun.
Lebanon dan Suriah juga berkabung. “Saya tidak bisa memberi tahu Anda betapa menyesalnya saya atas kejadian yang terjadi ini. Apalagi menteri luar negeri telah menjadi teman,” kata Menteri Luar Negeri Lebanon Abdallah Bou Habib kepada wartawan, Senin.
Ucapan belasungkawa mulai mengalir dari negara-negara tetangga dan sekutunya setelah Iran memastikan tidak ada yang selamat dari kecelakaan itu.
Pakistan mengumumkan hari berkabung dan Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dalam sebuah postingan di X bahwa negaranya “berdiri bersama Iran di saat kesedihan ini.” Para pemimpin Mesir dan Yordania juga menyampaikan belasungkawa, begitu pula Presiden Suriah Bashar Assad.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan dia dan pemerintahannya “sangat terkejut” – Raisi kembali pada hari Minggu setelah melakukan perjalanan ke perbatasan Iran dengan Azerbaijan untuk meresmikan bendungan dengan Aliyev ketika kecelakaan itu terjadi.
Baca juga: Helikopter yang Mengangkut Presiden Iran Mengalami Kecelakaan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa. Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pernyataan yang dikeluarkan Kremlin, menggambarkan Raisi “sebagai teman sejati Rusia.”
Khamenei, yang mendesak masyarakat untuk berdoa pada Minggu malam, menekankan bahwa upaya pemerintah Iran akan terus berlanjut, apa pun yang terjadi.
“Saya mengumumkan lima hari berkabung dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terkasih,” kata Khamenei dalam pernyataan resmi sehari setelah kematian Raisi dan pejabat lainnya dalam kecelakaan di Provinsi Azerbaijan Timur.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan Khamenei telah menunjuk Wakil Presiden Pertama Mohammad Mokhber sebagai penjabat presiden dan memiliki jangka waktu maksimal 50 hari untuk mengadakan pemilu setelah kematian Raisi.
Baca juga: Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Presiden Iran
Sementara, kabinet pemerintah telah menunjuk Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri Kani sebagai penjabat menteri luar negeri.
Raisi, menteri luar negeri Hossein Amirabdollahian dan sejumlah lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada hari Senin, 20 Mei 2024. Raisi meninggal di usia 63 tahun.
Lebanon dan Suriah juga berkabung. “Saya tidak bisa memberi tahu Anda betapa menyesalnya saya atas kejadian yang terjadi ini. Apalagi menteri luar negeri telah menjadi teman,” kata Menteri Luar Negeri Lebanon Abdallah Bou Habib kepada wartawan, Senin.
Ucapan belasungkawa mulai mengalir dari negara-negara tetangga dan sekutunya setelah Iran memastikan tidak ada yang selamat dari kecelakaan itu.
Pakistan mengumumkan hari berkabung dan Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dalam sebuah postingan di X bahwa negaranya “berdiri bersama Iran di saat kesedihan ini.” Para pemimpin Mesir dan Yordania juga menyampaikan belasungkawa, begitu pula Presiden Suriah Bashar Assad.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan dia dan pemerintahannya “sangat terkejut” – Raisi kembali pada hari Minggu setelah melakukan perjalanan ke perbatasan Iran dengan Azerbaijan untuk meresmikan bendungan dengan Aliyev ketika kecelakaan itu terjadi.
Baca juga: Helikopter yang Mengangkut Presiden Iran Mengalami Kecelakaan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa. Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pernyataan yang dikeluarkan Kremlin, menggambarkan Raisi “sebagai teman sejati Rusia.”
Khamenei, yang mendesak masyarakat untuk berdoa pada Minggu malam, menekankan bahwa upaya pemerintah Iran akan terus berlanjut, apa pun yang terjadi.
Lihat Juga :