Puncak Haji, Menag: Peningkatan Kualitas Layanan Perhatikan Ketentuan Syariat

Senin, 17 Juni 2024 - 18:34 WIB
Keempat, perubahan batik jemaah haji. "Selain nilai estetis yang baik, perubahan model batik jemaah haji mempunyai makna tersendiri. Ini membuat jemaah haji Indonesia lebih mudah dikenali," tutur Gus Men.

Kelima, layanan jemaah haji lansia dan disabilitas. "Di mana tahun 2024 ini berjumlah kurang lebih 45.000 jemaah dengan layanan khusus yang terus ditingkatkan," paparnya.

Semua langkah peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji ini, lanjut Gus Men, dilakukan agar jemaah haji Indonesia dapat beribadah dengan sebaik-baiknya.

"Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas komitmen dan kerja keras para petugas ibadah haji yang tak kenal lelah melayani para jemaah Indonesia," ucap Gus Men.

Baca juga: Hari Kedua Puncak Haji di Mina: Jemaah Lontar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah

Ia menyadari bahwa proses peningkatan kualitas bukanlah upaya sesaat, namun harus dilaksanakan secara berkesinambungan. "Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon perhatian kita semua untuk bersama-sama meningkatkan komitmen pada upaya perbaikan penyelenggaraan ibadah haji yang berkesinambungan," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!