Tujuan Salat Arbain, Melatih Jemaah Salat Berjamaah Tak Terputus
Kamis, 27 Juni 2024 - 14:24 WIB
Tujuan Salat Arbain, Melatih Jemaah Salat Berjamaah Tak Terputus/Andryanto Wisnuwidodo/Sindonews
Salat Arbain bertujuan untuk melatih jemaah untuk salat berjamah tanpa terputus. Namun, dalam konteks ibadah haji , salat Arbain bukan kewajiban dan tidak termasuk rangkaian ibadah haji. Salah satu hadis yang menyebutkan term Arbain salatan(salat Arbain) adalah riwayat Anas bin Malik berikut:
مَنْ صلَّى في مَسْجدي أربعيَن صَلاةً، لا يَفوتُه صَلاةٌ، كُتِبَتْ له بَراءةٌ مِنَ النَّارِ، ونَجاةٌ مِنَ العَذابِ، وبَرِئَ مِنَ
النِّفاقِ.
Orang yang salat di masjidku (masjid Nabawi) 40 kali salat, tak tertinggal satu pun, maka ia akan dicatat terbebas dari api neraka, selamat dari azab, dan bebas dari nifaq.
Baca Juga: Ingat! Salat Arbain Bukan Kewajiban dan Bukan Rangkaian Ibadah Haji
Syekh Amin as-Syinqithi menjelaskan secara gamblang perdebatan ulama terkait hadis ini. Menurutnya, para ulama tidak sepakat dengan kesahihan hadis ini. Meskipun demikian, hadis ini masih boleh diamalkan, karena tidak berkaitan dengan halal haram. Selama berkaitan denganfadhail amal, hadis daif boleh diamalkan.
Selain hadis di atas, ada juga hadis lain yang berkaitan dengan salat Arbain, namun tidak dikhususkan di masjid Nabawi, melainkan tempat secara umum, asalkan dilaksanakan secara berjamaah. Jumlah salatnya juga bukan 40 kali, melainkan 40 hari.
Orang yang salat selama 40 hari berjamaah, yang mendapati takbir pertama rakaat pertama, maka ia akan mendapat dua kebebasan: terbebas dari api neraka, dan bebas dari nifaq.
مَنْ صلَّى في مَسْجدي أربعيَن صَلاةً، لا يَفوتُه صَلاةٌ، كُتِبَتْ له بَراءةٌ مِنَ النَّارِ، ونَجاةٌ مِنَ العَذابِ، وبَرِئَ مِنَ
النِّفاقِ.
Orang yang salat di masjidku (masjid Nabawi) 40 kali salat, tak tertinggal satu pun, maka ia akan dicatat terbebas dari api neraka, selamat dari azab, dan bebas dari nifaq.
Baca Juga: Ingat! Salat Arbain Bukan Kewajiban dan Bukan Rangkaian Ibadah Haji
Syekh Amin as-Syinqithi menjelaskan secara gamblang perdebatan ulama terkait hadis ini. Menurutnya, para ulama tidak sepakat dengan kesahihan hadis ini. Meskipun demikian, hadis ini masih boleh diamalkan, karena tidak berkaitan dengan halal haram. Selama berkaitan denganfadhail amal, hadis daif boleh diamalkan.
Selain hadis di atas, ada juga hadis lain yang berkaitan dengan salat Arbain, namun tidak dikhususkan di masjid Nabawi, melainkan tempat secara umum, asalkan dilaksanakan secara berjamaah. Jumlah salatnya juga bukan 40 kali, melainkan 40 hari.
مَنْ صَلَّى أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ، يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى، كُتِبَ لَهُ بَرَاءَتَانِ: بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ
Orang yang salat selama 40 hari berjamaah, yang mendapati takbir pertama rakaat pertama, maka ia akan mendapat dua kebebasan: terbebas dari api neraka, dan bebas dari nifaq.
Lihat Juga :