Kisah Khalifah Umar bin Khattab Mengirim Pasukan Bantuan ke Mesir Dipimpin Zubair bin Awwam

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:13 WIB
Khalifah Umar mengirim pasukan bantuan sebanyak 8.000 orang untuk memperkuat pasukan Amr bin Ash. Ilustrasi: Ist
Kisah Khalifah Umar bin Khattab mengirim pasukan bantuan yang dipimpin Zubair bin Awwam dalam rangka memperkuat pasukan Amr bin Ash untuk membebaskan Mesir dari kekuasaan Romawi dipaparkan Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Al-Faruq Umar" dan diterjemahkan Ali Audah menjadi "Umar bin Khattab, Sebuah teladan mendalam tentang pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya masa itu" (PT Pustaka Litera AntarNusa, 2000).

Kala itu pasukan muslim yang dipimpin Amr bin Ash telah menaklukkan benteng Umm Dunain Mesir. Namun belum mampu menembus benteng Heliopolis. Amr bin Ash sempat menyebarkan ketakutan penduduk Fayyum, lalu kembali ke Umm Dunain untuk menyongsong pasukan bantuan dari Madinah tersebut.

Haekal mengatakan kalangan sejarawan tidak memberikan keterangan yang dapat mengungkapkan usaha muslihat yang luar biasa itu serta penarikan yang sangat cermat dari Fayyum ke Heliopolis.

Baca juga: Kisah Amr bin Ash Menaklukkan Barqah dan Tripoli Tanpa Perlawanan

Butler hanya menyebutkan, berdasarkan sumber-sumber yang banyak digunakannya, bahwa Amr berhasil menyeberang Sungai, baik dengan kekerasan atau karena kelalaian pihak Romawi.

"Besar kemungkinannya ia menyeberangi Sungai itu di bagian bawah sebelah utara Umm Dunain. Ia tahu bahwa bala bantuan Muslimin itu berangkat dalam dua kelompok menuju ke arah Ain Syams, yaitu Heliopolis, juga ia sadar keberadaannya di sebelah barat itu berbahaya. Sebenarnya ia khawatir juga jika hal ini sampai diketahui oleh pihak Romawi.

Pasti ia akan dirintangi berhubungan dengan bala bantuan yang dibawa oleh Zubair itu.

Tetapi seperti biasa, Theodorus [Panglima Romawi] telah menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia tidak melakukan serangan yang meyakinkan, sehingga Amr berhasil menyambut bala bantuan itu dan sampai di markas pasukan Muslimin di Heliopolis. Anak buahnya merasa begitu bangga dan gembira atas kemenangan yang mereka capai dalam perang itu."

Jumlah bala bantuan yang datang dari Madinah 8000 orang, dipimpin oleh az­ Zubair bin al-Awwam, yang di antaranya terdapat juga Ubadah bin as­Samit, al-Miqdad bin al-Aswad dan Maslamah bin Mukhallad.

Baca juga: Kisah Amr bin Ash Berusaha Menguasai Benteng Umm Dunain dan Babilon

Gembira sekali Amr menyambut kedatangan mereka. Kalau mereka lebih terlambat lagi dari yang semestinya, posisinya yang sudah sangat gawat itu tidak mungkin dapat diatasi sampai memperoleh kemenangan, betapa pun pandainya seorang panglima.

Keberanian luar biasa yang dilakukan mereka sejak kedatangannya ke Mesir sampai tibanya bala bantuan itu bagi seorang yang paling berani dan pandai menghadapi bahaya besar demikian rupa, sebenarnya patut sekali mendapat mahkota kehormatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!