Kisah-kisah dalam Al-Qur'an : 7 Peristiwa Agung Para Nabi di Bulan Muharram
Selasa, 16 Juli 2024 - 14:08 WIB
rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa lanakuunanna minal khasiriin
(“wahai Tuhan, kami telah menzalimi diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami, maka sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi”).
di tengah-tengah banjir bandang selama enam bulan lamanya, Allah menyelamatkan Nabi Nuh dan kaumnya yang berjumlah 80 orang dan berlabuh di sebuah gunung yang oleh Al-Qur'an disebut Gunung Judiy.
Terlepas dari perbedaan pendapat tentang lokasi gunung tersebut, Allah memenuhi janji-Nya untuk menyelamatkan orang-orang beriman dan tidak mendustakan-Nya. Ini bertepatan dengan bulan Muharram tepatnya di hari ‘asyura,
sehingga mereka semua berpuasa sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang diberikan.
Allah berfirman, “Hai api, jadilah dingin dan jadilah keselamatan bagi Ibrahim.” ( QS Al-Anbiya’ : 69)
(“wahai Tuhan, kami telah menzalimi diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami, maka sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi”).
2. Berlabuhnya bahtera Nuh
Allah SWT berfirman dalam surat Hud [11] : 44 dengan terjemahan ayat seperti berikut “Dan dikatakan: “Hai bumi, telanlah airmu, dan hai langit, (hujan) berhentilah” dan airpun disurutkan, perintah itu diselesaikan dan bahtera tersebut berlabuh di atas bukit Judiy dan dikatakan, “Binasalah orang-orang yang zalim.” Setelah terombang-ambingdi tengah-tengah banjir bandang selama enam bulan lamanya, Allah menyelamatkan Nabi Nuh dan kaumnya yang berjumlah 80 orang dan berlabuh di sebuah gunung yang oleh Al-Qur'an disebut Gunung Judiy.
Terlepas dari perbedaan pendapat tentang lokasi gunung tersebut, Allah memenuhi janji-Nya untuk menyelamatkan orang-orang beriman dan tidak mendustakan-Nya. Ini bertepatan dengan bulan Muharram tepatnya di hari ‘asyura,
sehingga mereka semua berpuasa sebagai bentuk syukur atas keselamatan yang diberikan.
3. Ibrahim terselamatkan dari siksa Namrudz
Menurut as-Shawi, Nabi yang bergelar al-Khalil dan dikenal sebagai Bapak monoteisme ini mendapat siksaan berupa dilempar ke dalam kobaran api saat saat usianya menginjak 16 tahun. Kecerdasannya dalam mendebat sang raja dalam masalah ketuhanan, membuatnya harus mengalami peristiwa kejam ini. Namun, raja yang sesungguhnya yakni Allah SWT tidak membiarkan hal itu terjadi.Allah berfirman, “Hai api, jadilah dingin dan jadilah keselamatan bagi Ibrahim.” ( QS Al-Anbiya’ : 69)
4. Bebasnya Nabi Yusuf dari penjara
Kisah tentang perjalanan hidup Nabi Yusuf ini diceritakan secara panjang lebar dalam surat Yusuf. Ia yang menjalani hidup bertahun-tahun di dalam penjara karena tuduhan hina, oleh Allah akhirnya dibebaskan dan diangkat pada kedudukan yang tinggi sebagaimana yang tertuang dalam surat Yusuf, “Dan raja berkata, “bawalah Yusuf padaku sebagai orang yang rapat kepadaku.” Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengannya, ia berkata, “sesungguhnya kamu (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercayai di sisi kami.” ( QS Yusuf : 54)5. Nabi Yunus berhasil keluar dari perut ikan
Allah berfirman, “Maka kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkan dari pada kedukaan. Dan demikianlah kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS Al-Anbiya’: 88)Lihat Juga :