Kisah Warga Palestina Penderita Sindrom Down Dibunuh Anjing Militer Israel
Kamis, 25 Juli 2024 - 05:39 WIB
Keluarga tersebut pergi tanpa Bhar, menghabiskan seminggu jauh dari rumah, menunggu dengan kesakitan karena mereka tidak mengetahui kondisi dan keberadaannya.
Ditemukan Tewas
Ketika pemboman Israel melambat, mereka bergegas kembali ke rumah, sangat ingin mengetahui kondisi Bhar. Saat memasuki rumah, mereka kaget melihat jasadnya yang tak bernyawa tergeletak dalam kondisi bobrok dengan mukanya dimakan cacing.
Menjelaskan kondisi kesehatan putranya, Nabila menyebutkan down syndrome yang dialami putranya tergolong parah. Perkembangan mentalnya “setingkat balita”.
“Muhammad sangat polos. Dia tidak dapat memahami hal-hal biasa. Dia seperti anak berusia satu tahun. Saya tidak sanggup memikirkan apa yang mereka lakukan terhadapnya, atau bagaimana mereka membiarkannya mati seperti ini,” kata ibu yang sangat terpukul itu setelah pembunuhan Bhar.
Dua saudara laki-laki Bhar ditangkap oleh pasukan Israel ketika mereka terpaksa mengungsi. Keberadaan mereka masih belum diketahui.
Pada tahun 2002, ayah Bhar juga dibunuh oleh pasukan Israel selama invasi di Gaza timur.
Baca juga: Tentara Israel Kian Biadab, Gunakan Anjing untuk Paksa Para Perempuan Palestina Telanjang
Ditemukan Tewas
Ketika pemboman Israel melambat, mereka bergegas kembali ke rumah, sangat ingin mengetahui kondisi Bhar. Saat memasuki rumah, mereka kaget melihat jasadnya yang tak bernyawa tergeletak dalam kondisi bobrok dengan mukanya dimakan cacing.
Menjelaskan kondisi kesehatan putranya, Nabila menyebutkan down syndrome yang dialami putranya tergolong parah. Perkembangan mentalnya “setingkat balita”.
“Muhammad sangat polos. Dia tidak dapat memahami hal-hal biasa. Dia seperti anak berusia satu tahun. Saya tidak sanggup memikirkan apa yang mereka lakukan terhadapnya, atau bagaimana mereka membiarkannya mati seperti ini,” kata ibu yang sangat terpukul itu setelah pembunuhan Bhar.
Dua saudara laki-laki Bhar ditangkap oleh pasukan Israel ketika mereka terpaksa mengungsi. Keberadaan mereka masih belum diketahui.
Pada tahun 2002, ayah Bhar juga dibunuh oleh pasukan Israel selama invasi di Gaza timur.
Baca juga: Tentara Israel Kian Biadab, Gunakan Anjing untuk Paksa Para Perempuan Palestina Telanjang
(mhy)
Lihat Juga :