Rentetan Peristiwa Sebelum pada Waktu Terbunuhnya Ismail Haniyeh
Kamis, 01 Agustus 2024 - 10:41 WIB
Seberapa penting waktu tersebut?
Menurut otoritas Iran, Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Masoud Pezeshkian di antara 110 delegasi asing.
Ia terbunuh beberapa jam setelah memeluk Pezeshkian dengan hangat di gedung parlemen begitu selesai diambil sumpah jabatannya, sementara anggota parlemen dan pejabat meneriakkan slogan-slogan yang mendukung perjuangan Palestina.
“Kemarin saya mengangkat tangannya yang penuh kemenangan dan hari ini saya harus menguburnya di pundak saya,” tulis Pezeshkian.
Beberapa jam sebelumnya, Haniyeh dan pemimpin Jihad Islam Palestina Ziyad al-Nakhaleh juga telah bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Tidak jelas apakah al-Nakhaleh juga berada di dalam atau di dekat kediaman tempat Haniyeh terbunuh.
Baca juga: Malaysia Serukan Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Harus Diadili
Beberapa jam sebelum pemimpin Palestina itu terbunuh, pesawat tempur Israel mengebom sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut, yang menargetkan komandan Hizbullah Fuad Shukr di tengah konflik yang meningkat cepat. Setidaknya tiga orang tewas dan lebih dari 70 lainnya terluka, tetapi tidak jelas apakah Shukr termasuk di antara korban.
Sekitar waktu yang sama, Amerika Serikat melakukan serangan di dalam sebuah pangkalan di selatan Baghdad yang dioperasikan oleh Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak yang menewaskan banyak anggota kelompok yang didukung Iran.
Menurut otoritas Iran, Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Masoud Pezeshkian di antara 110 delegasi asing.
Ia terbunuh beberapa jam setelah memeluk Pezeshkian dengan hangat di gedung parlemen begitu selesai diambil sumpah jabatannya, sementara anggota parlemen dan pejabat meneriakkan slogan-slogan yang mendukung perjuangan Palestina.
“Kemarin saya mengangkat tangannya yang penuh kemenangan dan hari ini saya harus menguburnya di pundak saya,” tulis Pezeshkian.
Beberapa jam sebelumnya, Haniyeh dan pemimpin Jihad Islam Palestina Ziyad al-Nakhaleh juga telah bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Tidak jelas apakah al-Nakhaleh juga berada di dalam atau di dekat kediaman tempat Haniyeh terbunuh.
Baca juga: Malaysia Serukan Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Harus Diadili
Beberapa jam sebelum pemimpin Palestina itu terbunuh, pesawat tempur Israel mengebom sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut, yang menargetkan komandan Hizbullah Fuad Shukr di tengah konflik yang meningkat cepat. Setidaknya tiga orang tewas dan lebih dari 70 lainnya terluka, tetapi tidak jelas apakah Shukr termasuk di antara korban.
Sekitar waktu yang sama, Amerika Serikat melakukan serangan di dalam sebuah pangkalan di selatan Baghdad yang dioperasikan oleh Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak yang menewaskan banyak anggota kelompok yang didukung Iran.
(mhy)
Lihat Juga :