3 Contoh Ayat Mutasyabihat dalam Al Quran, Ayat yang Sukar Dimengerti
Selasa, 20 Agustus 2024 - 16:33 WIB
3. QS Al An'am Ayat 103
لَا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ
Artinya : “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
Menurut jurnal "Membincang Ayat-ayat Muhkam dan Mutasyabih", para ulama berbeda dalam menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat. Sebagian mereka cenderung memahaminya secara leterlek (harfiah) dan sebagian yang lain melihatnya sebagai isyarat kepada takwil.
Dari beberapa mazhab, masing–masing mempunyai argumentasi sendiri dan bisa dikompromikan. Sebab mereka percaya makna yang diambil dari hasil penakwilan dan penafsiran, bukanlah merupakan makna yang pasti bagi ayat-ayat mutasyabihat itu, dan tak seorang pun bisa menjamin bahwa itulah makna yang sebenarnya, dan mereka menyerahkan maknanya kepada Allah, sehingga pada akhirnya semua pihak bisa menerimanya.
Ayat-ayat mutasyabihat yang banyak mengandung kemungkinan makna. Untuk itu para penafsir tidak boleh memahaminya secara berdiri sendiri.
Untuk memahaminya secara benar harus melalui petunjuk ayat-ayat muhkam. Oleh karena itu ayat-ayat mutasyabihat dapat dipahami dengan menunjuk kandungan ayat-ayat muhkam.
Baca juga: 3 Pendapat Mengenai Ayat-Ayat Muhkamat dan Mutasyabihat dalam Al-Qur'an
(wid)
Lihat Juga :