Reconquista: Ini Kenapa Thariq bin Ziyad Mudah Menaklukkan Gibraltar
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 10:57 WIB
Lebih jauh, Jati Pamungkas menyebut kepausan di Roma belum mempunyai kekuatan religiositas politik. Kepausan di Roma, atau Pemerintahan Gereja Katolik, baru terbentuk pada tahun 754.
"Jadi ketika Reconquista dimulai pada tahun 722 di Covandoga, Eropa masih berjuang sendiri-sendiri dalam hal kekristenan," ujar Jati Pamungkas.
Kepausan di Roma mempunyai kekuatan religi penuh ketika Romawi Barat semakin tenggelam dan Romawi Timur mulai berkurang kekuatannya di Eropa. Kepausan semakin kuat ketika di Eropa Barat Katolik semakin berkembang.
Hal itu sebelum terjadi Perang Salib di Timur pada tahun 1096. Perang Salib di Semenanjung Iberia masih berlandaskan semangat merebut kembali tanah air dari Islam.
Oleh sebab itu Perang Salib di Barat terkenal dengan nama Reconquista daripada Perang Salib. Pada masa berikutnya, Kepausan di Roma memberikan restu pada Perang Salib II di Semenanjung Iberia.
Berbeda dengan front timur yang banyak menemukan kesulitan dan kegagalan, pasukan Salib di front barat memenangkan pertempuran melawan Islam yaitu dalam Pertempuran Lisbon dan Tortosa.
Baca juga: Reconquista: Kisah Pasukan Salib Ingin Merebut Kembali Andalusia
"Jadi ketika Reconquista dimulai pada tahun 722 di Covandoga, Eropa masih berjuang sendiri-sendiri dalam hal kekristenan," ujar Jati Pamungkas.
Kepausan di Roma mempunyai kekuatan religi penuh ketika Romawi Barat semakin tenggelam dan Romawi Timur mulai berkurang kekuatannya di Eropa. Kepausan semakin kuat ketika di Eropa Barat Katolik semakin berkembang.
Hal itu sebelum terjadi Perang Salib di Timur pada tahun 1096. Perang Salib di Semenanjung Iberia masih berlandaskan semangat merebut kembali tanah air dari Islam.
Oleh sebab itu Perang Salib di Barat terkenal dengan nama Reconquista daripada Perang Salib. Pada masa berikutnya, Kepausan di Roma memberikan restu pada Perang Salib II di Semenanjung Iberia.
Berbeda dengan front timur yang banyak menemukan kesulitan dan kegagalan, pasukan Salib di front barat memenangkan pertempuran melawan Islam yaitu dalam Pertempuran Lisbon dan Tortosa.
Baca juga: Reconquista: Kisah Pasukan Salib Ingin Merebut Kembali Andalusia
(mhy)
Lihat Juga :