5 Fakta Invasi Darat Israel ke Lebanon yang Berakhir Memalukan, Menewaskan 1 Tentara Zionis
Kamis, 03 Oktober 2024 - 13:49 WIB
Serangan tersebut difokuskan sebagai pengintaian terhadap Hizbullah demi mendapatkan informasi penting mengenai terowongan dan infrastruktur militer Hizbullah. Diharapkan dalam pengintaian tersebut untuk membantu Israel dalam melakukan invasi darat maupun udara, ucap tujuh pejabat Israel.
Dalam wawancara tersebut, militer Israel menolak berkomentar tentang hal tersebut.
Tetapi beberapa pejabat lainya menolak, menyatakan bahwa Israel sudah lama memasuki area lingkup serangan tersebut dimana mereka telah menyuruh pengevakuasian penghuni desa di lebanon 48 KM dari tempat awal mula mereka memasuki kawasan Lebanon.
Dari kedua informasi yang diberikan kepada wartawan membuktikan ketidak pastian skala besar atau kecilnya invasi Israel ke Lebanon.
Bersamaan dengan perang tersebut, terdapat 40 rudal yang diluncurkan dari Lebanon ke wilayah Safed.
Dilaporkan oleh Al Jazeera bahwa, terdorong mundurnya pasukan Israel memaksa mereka untuk mengundurkan diri dari invasi tersebut, dimana mereka di terbangkan dekat haifa di Israel utara. Para ambulan telah menunggu mereka untuk ditindak lanjutkan ke rumah sakit. (MG/ Raffirabbani Panatamahdi Adizaputra)
Baca juga: 7 Pemimpin Hizbullah Tewas Dibunuh Israel, dari Komandan Lapangan hingga Pemimpin Tertinggi
Dalam wawancara tersebut, militer Israel menolak berkomentar tentang hal tersebut.
4. Skala Penyerangan yang Kurang Jelas
Pejabat-Pejabat dari Israel menyatakan penyerangan kepada Lebanon Selatan ini memiliki ruang lingkup yang terbatas, dimana serangan ini “tidak memiliki lingkup yang panjang.”Tetapi beberapa pejabat lainya menolak, menyatakan bahwa Israel sudah lama memasuki area lingkup serangan tersebut dimana mereka telah menyuruh pengevakuasian penghuni desa di lebanon 48 KM dari tempat awal mula mereka memasuki kawasan Lebanon.
Dari kedua informasi yang diberikan kepada wartawan membuktikan ketidak pastian skala besar atau kecilnya invasi Israel ke Lebanon.
5. Kematian dari Eitan Itzhak Oster, Perwira Israel yang Terbantai Hizbullah
Kematian Eitan Itzhak Oster, salah satu perwira Israel menjadi salah satu tanda bagaimana Hizbullah dapat melumpuhkan invasi Israel yang berlanjut. Kematian kapten dari perwira Israel tersebut terjadi saat Israel sedang bertempur dengan militan Hizbullah di suatu desa di Lebanon.Bersamaan dengan perang tersebut, terdapat 40 rudal yang diluncurkan dari Lebanon ke wilayah Safed.
Dilaporkan oleh Al Jazeera bahwa, terdorong mundurnya pasukan Israel memaksa mereka untuk mengundurkan diri dari invasi tersebut, dimana mereka di terbangkan dekat haifa di Israel utara. Para ambulan telah menunggu mereka untuk ditindak lanjutkan ke rumah sakit. (MG/ Raffirabbani Panatamahdi Adizaputra)
Baca juga: 7 Pemimpin Hizbullah Tewas Dibunuh Israel, dari Komandan Lapangan hingga Pemimpin Tertinggi
(wid)
Lihat Juga :