Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:00 WIB
Jika cara penerimaan hadis tersebut dipahami jalan pemikirannya, itu menunjukkan kesadaran dan keteguhan ulama Sunni dalam berpegang pada dasar-dasar agama. Dan itu menunjukkan kemoderatan mereka dalam soal hukum, dan pemegangan yang kuat pada hukum syara' dalam soal bergaul dengan musuh atau dengan yang sepaham.

Mahmud az-Zaby mengatakan tentu saja tidak sedikit hadis yang ditolak dan perawi Sunni yang dipandang dha'if atau lemah. Kriterianya tak beda dengan yang ditentukan: keadilan dan daya ingat yang kuat ('adalah, dhabt), dan sanad yang bersambung (ittishalus sanad).



Dan para ulama mengambil hadis dari pembid'ah yang tidak dipandang kafir lantaran bid'ahnya, dengan catatan ia tidak mempromosikan bid'ahnya, taat beragama, jujur dan tidak berdusta.

Metoda penerimaan hadis Sunni tersebut berbeda sama sekali dari kaum Rafidah. Mereka berpegang pada sikap fanatik, mengikuti hawa nafsu secara ekstrem, dengan kebencian yang mendalam kepada para pemuka umat. Mereka sektarian, karena hanya menerima hadis dari perawi yang semazhab.
(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
قُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنِيۡنَ يَغُـضُّوۡا مِنۡ اَبۡصَارِهِمۡ وَيَحۡفَظُوۡا فُرُوۡجَهُمۡ‌ ؕ ذٰ لِكَ اَزۡكٰى لَهُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيۡرٌۢ بِمَا يَصۡنَـعُوۡنَ
Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

(QS. An-Nur Ayat 30)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More