Ini Pekerjaan Malaikat dan Jin yang Mendampingi Tiap Orang
Rabu, 13 November 2024 - 16:58 WIB
Catat Amal Manusia
Beberapa malaikat juga diberi tugas untuk mencatat amal manusia, baik amal buruk maupun amal baik. Merekalah yang dimaksud dengan firman Allah Taala:
“Padahal, sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu). Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ( QS Al-Infithar : 10-12)
Untuk setiap orang, Allah menunjuk dua malaikat yang selalu hadir dan tidak pernah meninggalkannya. Kedua malaikat ini bertugas untuk mencatat segala amal dan ucapan manusia.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Allah Taala berfirman:
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” ( QS Qaf : 16-18)
Ra'id berarti mengawasi sementara raqib 'atid berarti mengawasi dan menghitung, tidak membiarkan satu kata pun terlepas.
Beberapa malaikat juga diberi tugas untuk mencatat amal manusia, baik amal buruk maupun amal baik. Merekalah yang dimaksud dengan firman Allah Taala:
وَاِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحٰـفِظِيۡنَ
كِرَامًا كَاتِبِيۡ
يَعۡلَمُوۡنَ مَا تَفۡعَلُوۡنَ
كِرَامًا كَاتِبِيۡ
يَعۡلَمُوۡنَ مَا تَفۡعَلُوۡنَ
“Padahal, sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu). Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ( QS Al-Infithar : 10-12)
Untuk setiap orang, Allah menunjuk dua malaikat yang selalu hadir dan tidak pernah meninggalkannya. Kedua malaikat ini bertugas untuk mencatat segala amal dan ucapan manusia.
Baca juga: Surat Jin untuk Memanggil Jin? Begini Penjelasannya
Allah Taala berfirman:
وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ وَنَعۡلَمُ مَا تُوَسۡوِسُ بِهٖ نَفۡسُهٗ ۖۚ وَنَحۡنُ اَقۡرَبُ اِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ الۡوَرِيۡدِ
اِذۡ يَتَلَقَّى الۡمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الۡيَمِيۡنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيۡدٌ
مَا يَلۡفِظُ مِنۡ قَوۡلٍ اِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيۡبٌ عَتِيۡدٌ
اِذۡ يَتَلَقَّى الۡمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الۡيَمِيۡنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيۡدٌ
مَا يَلۡفِظُ مِنۡ قَوۡلٍ اِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيۡبٌ عَتِيۡدٌ
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” ( QS Qaf : 16-18)
Ra'id berarti mengawasi sementara raqib 'atid berarti mengawasi dan menghitung, tidak membiarkan satu kata pun terlepas.
(mhy)
Lihat Juga :