Bacaan Allahumma Bihaqqil Fatihah Doa Apa? Ini Penjelasannya
Senin, 18 November 2024 - 09:49 WIB
Allahumma Bihaqqil Fatihah sipercaya oleh kebanyakan umat muslim sebagai doa tolak bala, atau doa supaya terhindar dari masalah dan musibah dunia. Foto ilustrasi/ist
Allahumma Bihaqqil Fatihah doa apa? Pertanyaan tersebut kerap ditanyakan oleh setiap muslim yang belum mengerti arti atau tujuan dari pembacaan doa tersebut.
Allahumma Bihaqqil Fatihah dipercaya oleh kebanyakan umat muslim sebagai doa tolak bala , atau doa supaya terhindar dari masalah dan musibah dunia.
Allohumma bihaqqil fatihah, wasirril fatihah, yaa faarijal hamma, wa yaa kasyifal ghomma, yaa man li ibaadihi yaghfiru wa yarham, yaa dafi'al bala-i yaa allah, wa yaa dafi'al bala-i ya rohman, wa yaa dafi'al bala-i yaa rohiim.
Artinya : "Ya Allah, dengan kebenaran Al-Fatihah dan rahasia Al-Fatihah, Wahai sang pembedah kegelisahan. Wahai Sang Penyingkap Kebingungan. Wahai Dzat yang mengampuni dan mengasihi para hambaNya, Wahai Sang Penolak Bala, Ya Allah. Tuhan Yang Maha Pengasih. Wahai Sang Penolak Bala, Tuhan Yang Maha Penyayang,"
Pada dasarnya Rasulullah SAW memang menganjurkan setiap umatnya untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT supaya terhindar dari musibah, sebagaimana bunyi hadits berikut.
Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian." (HR Bukhari).
Anjuran untuk memohon pertolongan dari musibah tidak hanya datang dari hadits saja. Allah SWT dalam surah Al Mukmin ayat 60 berfirman.
Allahumma Bihaqqil Fatihah dipercaya oleh kebanyakan umat muslim sebagai doa tolak bala , atau doa supaya terhindar dari masalah dan musibah dunia.
اللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ وَسِرِّ الْفَاتِحَةِ يَا فَارِجَ الْهَمِّ وَيَاكَاشِفَ الْغَمِّ، يَامَنْ لِعِبَادِهِ يَغْفِرُوَيَرْحَمُ، يَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَا اَللّٰهُ، وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحْمٰنُ وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحِيْمُ
Allohumma bihaqqil fatihah, wasirril fatihah, yaa faarijal hamma, wa yaa kasyifal ghomma, yaa man li ibaadihi yaghfiru wa yarham, yaa dafi'al bala-i yaa allah, wa yaa dafi'al bala-i ya rohman, wa yaa dafi'al bala-i yaa rohiim.
Artinya : "Ya Allah, dengan kebenaran Al-Fatihah dan rahasia Al-Fatihah, Wahai sang pembedah kegelisahan. Wahai Sang Penyingkap Kebingungan. Wahai Dzat yang mengampuni dan mengasihi para hambaNya, Wahai Sang Penolak Bala, Ya Allah. Tuhan Yang Maha Pengasih. Wahai Sang Penolak Bala, Tuhan Yang Maha Penyayang,"
Pada dasarnya Rasulullah SAW memang menganjurkan setiap umatnya untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT supaya terhindar dari musibah, sebagaimana bunyi hadits berikut.
عَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ
Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian." (HR Bukhari).
Anjuran untuk memohon pertolongan dari musibah tidak hanya datang dari hadits saja. Allah SWT dalam surah Al Mukmin ayat 60 berfirman.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Lihat Juga :