7 Obat Penyakit Hati Manusia dan Dalilnya
Kamis, 28 November 2024 - 05:15 WIB
Tidaklah Allah Taala menurunkan penyakit melainkan Allah juga menurunkan obatnya. Begitu pula dengan penyakit hati, sudah pasti ada obatnya. Foto ilustrasi/SINDOnews
Tidaklah Allah Ta'ala menurunkan penyakit melainkan Allah juga menurunkan obatnya. Begitu pula dengan penyakit hati , sudah pasti ada obatnya. Untuk obat penyakit hati manusia ini, berikut nasehat atau fatwa dari Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah.
Beliau mengatakan, "Hati yang keras itu memiliki obat yaitu dengan sering-sering membaca Al Qur’an."
Dalilnya firman Allah Ta’ala,
“Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah....” (QS Al Hasyr :21)
Sementara gunung seperti yang kita tahu isinya batu yang tuli kalau seandainya Al Qur’an diturunkan kepadanya ia akan tunduk dan terpecah belah. Demikian juga hati jika Al Qur’an sampai kepadanya dan seseorang membacanya dengan penuh penghayatan dan mencermati (maknanya) maka pasti akan berpengaruh di hatinya.
Perhatikan firman Allah Ta’ala berikut:
“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” (QS. Qaf : 37)
Karena itu, obat hati yang keras, maka diwajibkan membaca Al Qur’ an dengan tadabbur dan kekhusukan. Allah akan mengganti kerasnya hati dengan kelembutan dan kembali kepada Allah Ta’ala.
Beliau mengatakan, "Hati yang keras itu memiliki obat yaitu dengan sering-sering membaca Al Qur’an."
Dalilnya firman Allah Ta’ala,
لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعاً مُتَصَدِّعاً مِنْ خَشْيَةِ اللَّه
“Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah....” (QS Al Hasyr :21)
Sementara gunung seperti yang kita tahu isinya batu yang tuli kalau seandainya Al Qur’an diturunkan kepadanya ia akan tunduk dan terpecah belah. Demikian juga hati jika Al Qur’an sampai kepadanya dan seseorang membacanya dengan penuh penghayatan dan mencermati (maknanya) maka pasti akan berpengaruh di hatinya.
Perhatikan firman Allah Ta’ala berikut:
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيد
“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” (QS. Qaf : 37)
Karena itu, obat hati yang keras, maka diwajibkan membaca Al Qur’ an dengan tadabbur dan kekhusukan. Allah akan mengganti kerasnya hati dengan kelembutan dan kembali kepada Allah Ta’ala.
Lihat Juga :