Perbedaan dan Arti Tafakur, Taddabur, serta Tasyakur

Selasa, 10 Desember 2024 - 11:36 WIB
a.Membuat hati semakin lembut

b.Menjadikan ibadah semakin khusyuk

c. Menambah iman

d.Membuat hati menjadi tenang dan bahagia

3. Tasyakur

Tasyakur berarti mensyukuri nikmat-nikmat yang Allah berikan. Kemampuan untuk mentasyakuri nikmat Allah merupakan buah dari aktivitas tafakur dan tadabur seseorang.

Para ulama menjelaskan bahwa bersyukur kepada Allah berarti mengakui dan menunjukkan adanya nikmat Allah dalam dirinya. Bersyukur bisa diungkapkan dengan lisan, maupun lewat hati. Bersyukur dengan lisan berarti mengucapkan terima kasih atas nikmat Allah, disertai dengan pujian kepada-Nya. Sementara bersyukur yang diungkapkan dengan hati dilakukan dengan pengakuan atas nikmat-nikmat Allah, yang disertai dengan bertambahnya kecintaan dan ketaqwaan kepada Allah.

Mensyukuri nikmat Allah merupakan perintah-Nya kepada kita. Allah berfirman, “Hai manusia ingatlah nikmat Allah kepadamu, adakah pencipta yang dapat memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi selain Dia?” (QS.Fathir: 3). Di ayat ini, Allah menjelaskan kepada manusia bahwa kepada-Nya-lah kita harus bersyukur. Sebab hanya Allah penguasa langit dan bumi.

Selain memerintahkan untuk bersyukur, Allah juga menjanjikan kebaikan bagi siapa saja yang mau bersyukur kepada-Nya. Allah akan menambahkan nikmat kepada hamba yang mau bersyukur. Allah berfirman, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu” (QS.Ibrahim: 7).

Karena itu, mentasyakuri nikmat Allah merupakan bentuk kebaikan yang Allah augerahkan kepada hamba-Nya. Dengan bersyukur, seseorang akan mendapat banyak kebaikan, keberkahan, dimasukkan dalam golongan hamba yang bertawakal, hingga dimudahkan menuju surga.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya jika Allah menguji hamba-Nya kemudian dia bersabar, maka aku gantikan baginya surga” (HR.Bukhari).

Demikian penjelasan mengenai perbedaan tafakur, tadabur, dan tasyakur. Semoga bermanfaat

(wid)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa menegakkan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

(HR. Bukhari No. 36)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More