Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I

Kamis, 12 Desember 2024 - 13:00 WIB
Penguasa Daulah Abbasiyah , Khalifah Harun Ar-Rasyid tidak memiliki pilihan lain kecuali mengangkat satu suku Arab yang mendiami Maghribi sebagai penguasa. Khalifah lalu memerintahkan suku ini untuk memadamkan gejolak.

Upaya ini tidak bisa dilakukan langsung oleh pasukan khalifah, mengingat jauhnya wilayah Maghribi dari pusat pemerintahan di Baghdad.

Khalifah Harun Ar-Rasyid memberikan tugas berat ini pada panglima yang bernama Ibrahim bin Al-Aghlab At-Tamimi pada tahun 184 H.

Baca juga: Kisah Berdirinya Daulah Mamalik: Para Budak yang Mengakhiri Daulah Ayyubiyah di Mesir

Dengan kebijakan ini, Khalifah Ar-Rasyid telah melontarkan gagasan bagi dibentuknya negara-negara kecil yang diperintah oleh satu keluarga dan diwariskan secara turun-temurun.

Setelah itu, di kemudian hari muncul negara-negara kecil di wilayah timur dan barat dengan pola pemerintahan yang sama. Ada Daulah Thahiriyah dan Samaniyah di timur. Ada Daulah Thuluniyah dan Ikhsyidiyah yang berkuasa di Syam dan Mesir, serta banyak negara kecil lainnya.

Dedi Supriyadi dalam bukunya berjudul "Sejarah Peradaban Islam" mengatakan Ibrahim bin Aghlab diberikan hak penuh atas pemerintahan Tunisia, sebagai gantinya ia harus menyerahkan pajak tahunan sebesar 40.000 dinar ke pemerintahan Abbasiyah di Baghdad.

Hanya saja, karena letak geografis antara wilayah Afrika Utara dan pusat pemerintahan di Baghdad sangat jauh, maka kontrol dari pusat tidak berjalan baik. Karena hal itulah Ibrahim bin Aghlab kemudian mendirikan Dinasti Aghlabiyah, dengan wilayah kekuasannya mencakup daerah Tunisia dan Aljazair.

Ibrahim bin Aghlab sangat cakap dalam bidang administrasi pemerintahan. Ia sukses membangun Dinasti Aghlibiyah menjadi pemerintahan yang berpengaruh dalam dunia Islam.

Ekspansi ke Eropa

Ketika berada di bawah pimpinan Ziyadatullah I, Dinasti Aghlabiyah berada pada masa kejayan. Ia mampu memimpin pasukan Aghlabiyah melakukan ekspansi hingga ke wilayah Eropa.

Baca juga: Khalifah yang Membawa Daulah Abbasiyah Berjaya

Ziyadatullah I pernah mengirimkan sebuah armada laut menuju wilayah pesisir Italia, Prancis, Cosica, dan Sardia. Kemudian pada 827 M, Ziyadatullah mengirim sebuah ekspedisi untuk merebut wilayah Sisilia dari tangan pemerintahan Bizantium.

Sisilia pun berhasil dikuasai pada 902 M setelah melakukan serangkaian peperangan dengan pasukan Bizantium.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!