Patuhilah Cobaan-Cobaan, Agar Dapat Mengenal Diri Sendiri

Kamis, 03 September 2020 - 06:01 WIB
Bayazid dan Tarmazi

Seorang alim yang pandai, poros dunia dan dianugerahi sifat-sifat utama, membeberkan yang berikut. "Suatu malam," katanya "Dalam mimpi kulihat Bayazid dan Tarmazi, yang minta padaku menjadi pemimpin mereka."

Baca juga: Ayo Pemerintah Genjot Terus BLT, Sektor Ritel Mulai Tumbuh 8-10%



"Aku begitu heran kenapa kedua syaikh yang mulia ini memperlakukan aku dengan kehormatan semacam itu. Kemudian kuingat bahwa suatu pagi aku pernah mendesahkan keluh dari dasar hatiku, dan ketika membubung, keluh itu mengayunkan palu pengetuk gerbang suci, sehingga gerbang terbuka bagiku."

"Aku masuk, dan segala orang alim dan pengikut-pengikutnya yang bicara tanpa kata-kata, menanyakan sesuatu tentang diriku semua mereka, kecuali Bayazid Bistami yang ingin bertemu dengan aku tetapi tak menanyakan apa-apa.

Baca juga: Jangan Berharap Banyak, BLT Tak Mampu Dongkrak Konsumsi dan Redam Resesi

Ia berkata, 'Ketika kudengar seruan hatimu, aku menyadari bahwa apa yang perlu bagiku hanyalah menaati perintah-perintahmu, dipimpin oleh kemauanmu. Karena aku ini tak berarti apa-apa, maka tak layak bagiku untuk mengatakan apa yang kuinginkan. Cukuplah bagi si hamba mengiakan kehendak-kehendak jujungannya.

Itulah sebabnya kedua syaikh itu memperlakukan aku dengan hormat, dan memberikan padaku tempat yang lebih tinggi. Bila seseorang berlaku patuh, ia berbuat sesuai dengan sabda Tuhan. Ia bukan hamba Allah yang membanggakan kedudukannya sebagai hamba. Hamba sejati memperlihatkan sifatnya pada saat diuji. Maka patuhilah cobaan-cobaan, agar kau dapat mengenal dirimu sendiri."

Hamba dan Jubah Kehormatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!