15 Hikmah Isra Mikraj bagi Muslim dan Kehidupan
Minggu, 26 Januari 2025 - 05:15 WIB
Ada banyak hikmah Isra Miraj bagi muslim dan kehidupan bahkan dapat dijadikan sebagai pedoman hidup, Allah mengabadikan kisahnya dalam Al-Quran agar manusia mengambil ibrahnya. Foto ilustrasi/ist
Inilah 15 hikmah Isra Mikraj bagi muslim dan kehidupan bahkan dapat dijadikan sebagai pedoman hidup. Allah SWT mengabadikan kisahn Isra Mikraj ini dalam Al-Qur'an agar manusia mengambil ibrah.
Peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa luar biasa ini menjadi salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wassalam. Para ulama telah menyusun berbagai kitab yang isinya bukan hanya mengisahkan apa yang dialami oleh Rasulullah SAW saat diperjalankan di malam mulia tersebut, namun juga menyebutkan beberapa hikmah-hikmah di balik peristiwa yang agung ini.
Artinya: "Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." (QS. An Najm ayat 18)
Bila untuk haji, puasa, zakat dan berbagai perintah agama lainnya, cukup turun wahyu berupa ayat suci Al-Qur'an yang memerintahkannya, tapi tidak dengan salat. Allah memanggil langsung kekasih-Nya menerima kewajiban salat untuk dijalankan bersama umatnya.
Terutama Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq yang menjadi ikon keimanan hinga mendapatkan gelar ash-Shidiq, karena senantiasa membenarkan Nabi ﷺ tanpa keraguan sedikitpun. Beliau juga berhasil membungkam sebagian orang-orang Mekkah yang mencoba menggoyang keimanannya terhadap peristiwa ini.
Peristiwa Isra Mikraj merupakan peristiwa luar biasa ini menjadi salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wassalam. Para ulama telah menyusun berbagai kitab yang isinya bukan hanya mengisahkan apa yang dialami oleh Rasulullah SAW saat diperjalankan di malam mulia tersebut, namun juga menyebutkan beberapa hikmah-hikmah di balik peristiwa yang agung ini.
Berikut 15 Hikmah Isra Mikraj bagi Muslim dan Kehidupan
1. Menunjukkan Tanda-tanda Kebesaran Allah
Dalam peristiwa Isra dan Mikraj dipampangkan dan dibentangkan kepada Nabi kita ﷺ berbagai tanda-tanda kebesaran Allah ta'ala untuk ditadaburi. Peristiwa yang beliau alami ini kemudian disampaikan kepada umatnya sebagai pelajaran dan peringatan. Seperti pertemuan beliau dengan arwah para Nabi dan Rasul di langit, melihat surga neraka, hingga sampainya beliau di Sidratul Muntaha dan berbagai peristiwa ghaib lainnya.لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى
Artinya: "Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." (QS. An Najm ayat 18)
2. Kedudukan Tinggi Syariat Diwajibkannya Salat 5 Waktu
Lewat peristiwa Isra dan Mikraj juga dikukuhkannya kewajiban salat lima waktu dalam sehari semalam untuk umat Nabi Muhammad ﷺ. Hal ini menunjukkan bagaimana agungnya syariat yang satu ini.Bila untuk haji, puasa, zakat dan berbagai perintah agama lainnya, cukup turun wahyu berupa ayat suci Al-Qur'an yang memerintahkannya, tapi tidak dengan salat. Allah memanggil langsung kekasih-Nya menerima kewajiban salat untuk dijalankan bersama umatnya.
3. Menanamkan Sifat Ittiba kepada Nabi Muhammad SAW
Ketika Nabi Muhammad ﷺ mengabarkan peristiwa ini, banyak pihak yang ragu-ragu bahkan menolak mempercayainya. Di sinilah kemudian nampak bagaimana keimanan para sahabat Nabi membenarkan kabar yang datang dari Rasulullah ﷺ.Terutama Sayidina Abu Bakar Ash-Shiddiq yang menjadi ikon keimanan hinga mendapatkan gelar ash-Shidiq, karena senantiasa membenarkan Nabi ﷺ tanpa keraguan sedikitpun. Beliau juga berhasil membungkam sebagian orang-orang Mekkah yang mencoba menggoyang keimanannya terhadap peristiwa ini.
4. Keistimewaan Masjid Al-Aqsha
Dijadikannya Masjidil Aqsha sebagai salah satu spot peristiwa Isra dan Mikraj tentu bukan tanpa alasan. Di dalamnya terkandung hikmah besar yaitu sebagai peringatan bagi umat agar senantiasa menjaga dan tidak melupakan kiblat pertama mereka.Lihat Juga :