Hikmah Isra Mikraj : Antara Hadiah Allah dan Murka Allah

Rabu, 29 Januari 2025 - 17:01 WIB

Umat Muhammad dan Murka Allah

Mengapa umat Muhammad ﷺ? Karena umat ini adalah umat yang paling mengetahui kebenaran. Melalui Rasulullah ﷺ, umat ini telah diberikan wahyu, petunjuk, dan jalan yang lurus. Namun, di antara umat ini pula, ada yang memilih menentang kebenaran yang telah mereka ketahui.

Inilah esensi "orang-orang yang dimurkai" sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Fatihah. Murka Allah SWT tidak diarahkan kepada mereka yang melanggar karena ketidaktahuan, melainkan kepada mereka yang dengan sengaja melawan kebenaran setelah mengetahuinya. Sebagaimana seseorang tidak akan marah kepada orang yang tidak tahu aturan, tetapi wajar jika murka diarahkan kepada mereka yang melanggar aturan dengan penuh kesadaran.

Oleh sebab itu, doa dalam Surah Al-Fatihah adalah pengingat yang sangat penting: manusia, bahkan yang telah diberi petunjuk sekalipun, masih mungkin tergelincir. Murka Allah adalah akibat dari kesengajaan berpaling setelah memahami kebenaran, dan dampaknya sangat dahsyat.

Pelajaran dari Isra Mikraj

Perjalanan Rasulullah ﷺ dalam Isra Mikraj adalah pelajaran tentang keagungan jalan yang lurus dan kehancuran bagi mereka yang berpaling darinya. Surga adalah balasan bagi mereka yang taat, sedangkan neraka adalah azab bagi mereka yang menentang dengan kesadaran penuh.

Sebagai umat Muhammad ﷺ, kita terus memohon agar tetap berada di jalan lurus. Kita memohon agar hati kita tidak menyimpang setelah diberi petunjuk, karena kita tahu bahwa konsekuensi dari penyimpangan itu sangat berat. Sebagaimana Rasulullah ﷺ menangis menyaksikan neraka Jahannam, kita pun harus merasakan ketakutan yang sama, karena murka Allah bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan.

Memohon Petunjuk, Menjauhi Murka

Setiap kali kita membaca Surah Al-Fatihah, kita sedang merendahkan diri di hadapan Allah SWT, memohon agar tetap berada di jalan yang benar. Kita menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, yang mudah tergoda untuk melenceng dari kebenaran, bahkan setelah memahami petunjuk-Nya.

Kisah tentang neraka Jahannam dan murka Allah adalah peringatan bahwa keimanan harus dijaga dengan kesungguhan hati. Sebab, murka Allah adalah balasan bagi mereka yang melanggar dengan pengetahuan, bukan karena ketidaktahuan. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang diberi nikmat, dijauhkan dari murka, dan selamat dari kesesatan. Astaghfirullah wa Atubu Ilaih.

Baca juga: Perjalanan Agung Isra Mikraj, Tanda-tanda Kebesaran Allah SWT
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!