Kisah Alqamah, Sahabat Nabi yang Mendahulukan istri daripada Ibunya

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:43 WIB
“Duhai Baginda Nabi, aku sangat membencinya.”

“Kenapa?”

Perempuan itu terdiam sejenak. Lalu mulai meneruskan perkataannya,”Dia selalu mendahulukan urusan istrinya dari pada aku.”

Rasulullah kemudian bersabda,”Jika ibunya Alqamah ini membenci anaknya, maka lisan Alqamah akan tertutup untuk bisa bersyahadah.”

Hai Bilal, begitu kata Nabi melanjutkan sabdanya,”Pergilah! Tolong aku dicarikan kayu bakar yang banyak!

Mendengar Rasul berkata demikian, ibunya Alqamah bertanya pada Nabi “Lho, anda mau melakukan apa Ya Rasul?”

“Aku akan bakar anakmu dalam bara api”

“Wahai Rasul, bagaimanapun pula, ia adalah anakku. Aku tidak sampai hati jika ia dibakar dalam bara api”

“Nah, bagini Bu, siksa Allah itu lebih pedih dan kekal, sedangkan api dunia lebih ringan dari pada api akhirat. Jika sekarang anda ingin Allah mengampuninya, berilah keridlaanmu kepada dia. Demi Dzat yang mana pribadiku dalam genggamannya, Salatnya Alqamah, begitu pula puasa dan sedekahnya tak akan ada manfaatnya sekali selama anda membencinya” tegas Rasulullah

“Ya Rasul, aku memberi kesaksian kepada Allah, malaikat dan semua orang islam yang hadir di sini, bahwa aku telah meridhainya atas anakku Alqamah,”

Mendengar demikian, Rasul mengutus Bilal “Bilal, pergilah kamu, lihatlah Alqamah di sana, apakah ia sudah benar-benar mampu bersyahadah “La ilaha illallah” ataukah belum? Barangkali ibunya Alqamah ini berbicara namun tidak sesuai dengan hatinya karena ia malu denganku!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!