12 Jenis Puasa Wajib dan Sunnah dalam Islam
Sabtu, 19 April 2025 - 16:33 WIB
6. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan selama tiga hari yaitu tanggal 13,14,15 Hijriah. Rasulullah Saw bersabda tentang keutamaan puasa Ayyamul Bidh dalam hadits Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Hibban. Di mana, berpuasa pada hari-hari tersebut layaknya seperti puasa setahun.7. Puasa 6 Hari di Bulan Syawal
Puasa Syawal dilaksanakan setelah perayaan Idul Fitri, yaitu pada tanggal 2-7 Syawal. Puasa ini memiliki keistimewaan yang besar, yaitu terdapat dalam hadits riwayat Abu Ayyub Al-Anshari, Rasulullah Saw bersabda:Artinya: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun."
8. Puasa Arafah
Puasa ini dikerjakan pada 9 Dzulhijjah atau bertepatan saat jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah. Adapun keutamaannya terdapat dalam hadits riwayat Abu Qatadah Ra, Rasulullah Saw bersabda:"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang lalu dan tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa tahun yang lalu." (HR Muslim, Ahmad, An-Nasai, Ibnu Majah, dan Abu Dawud)
9. Puasa Asyura
Puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram, sunnahnya puasa ini terdapat dalam sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan."Hari ini adalah hari Asyura dan kalian tidak diwajibkan puasa pada hari ini. Sedangkan aku sekarang berpuasa pada hari ini. Siapa yang menghendaki, dia boleh berpuasa, dan siapa yang menghendaki dia boleh tidak berpuasa." (HR Bukhari dan Muslim)
Sementara itu, keutamaan puasa Asyura juga disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Abu Qatadah RA: "Dan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa tahun yang lalu." (HR Muslim, Ahmad, An-Nasai, Ibnu Majah, dan Abu Dawud)
10. Puasa Tasu'a
Rasulullah Saw mensyariatkan umat Islam untuk berpuasa di hari Asyura, dan umatnya berkata, "Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani." –Kemudian Nabi Saw bersabda, "Seandainya usiaku masih sampai pada tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari ke sembilan (Tasu'a)." (HR Ahmad dan Muslim)
Lihat Juga :