5 Contoh Kultum Lailatul Qadar, yang Bisa Dipelajari atau Dijadikan Referensi
Selasa, 18 Maret 2025 - 17:30 WIB
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku."
Jangan sampai kita melewatkan malam ini dengan kesia-siaan. Mari perbanyak salat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, beristighfar, dan berdoa dengan penuh keikhlasan.
Ini adalah kesempatan langka, karena kita tidak tahu apakah Ramadhan tahun depan masih menjadi bagian dari hidup kita. Jika kita mendapat keutamaan Lailatul Qadar, itu seperti mendapatkan bonus usia 83 tahun penuh ibadah.
Mari kita manfaatkan sisa Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk menemui Lailatul Qadar, menerima amal ibadah kita, dan mengampuni segala dosa kita. Aamiin.
Baca juga: 10 Contoh Kultum Ramadan 7 Menit, Referensi Ceramah Singkat Pengisi Waktu sebelum Berbuka Puasa
Allah SWT memang tidak menyebutkan tanggal pastinya, tetapi Rasulullah SAW memberikan beberapa tanda-tanda yang bisa kita perhatikan.
- Suasana malam yang tenang dan nyaman, udara di malam itu tidak panas dan tidak terlalu dingin, sehingga terasa nyaman. Tidak ada badai, hujan lebat, atau angin kencang yang mengganggu ketenangan malam itu.
- Cahaya malam tampak berbeda, beberapa ulama menjelaskan bahwa cahaya bulan pada malam itu tampak lebih lembut, seolah menyelimuti bumi dengan ketenangan.
- Matahari terbit tanpa cahaya yang menyilaukan, di pagi hari setelah Malam Lailatul Qadar, matahari terbit dengan sinar yang lebih lembut dari biasanya.
Ramadan ini bisa menjadi Ramadan terakhir kita. Kita tidak tahu apakah tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk merasakan nikmatnya beribadah di bulan ini.
Berakhirnya di sini kultum tentang malam Lailatul Qadar hari ini. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk meraih keberkahan Malam Lailatul Qadar dan menjadikan kita hamba-Nya yang selalu dekat kepada-Nya. Aamiin.
Rupanya ada hikmah besar di balik rahasia ini. Rasulullah SAW sendiri hanya memberikan petunjuk bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan, pada malam-malam ganjil." (HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah aku."
Jangan sampai kita melewatkan malam ini dengan kesia-siaan. Mari perbanyak salat malam, membaca Al-Qur'an, berzikir, beristighfar, dan berdoa dengan penuh keikhlasan.
Ini adalah kesempatan langka, karena kita tidak tahu apakah Ramadhan tahun depan masih menjadi bagian dari hidup kita. Jika kita mendapat keutamaan Lailatul Qadar, itu seperti mendapatkan bonus usia 83 tahun penuh ibadah.
Mari kita manfaatkan sisa Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk menemui Lailatul Qadar, menerima amal ibadah kita, dan mengampuni segala dosa kita. Aamiin.
Baca juga: 10 Contoh Kultum Ramadan 7 Menit, Referensi Ceramah Singkat Pengisi Waktu sebelum Berbuka Puasa
3. Tanda Kedatangan Lailatul Qadar
Di antara malam-malam Ramadhan, ada satu malam yang sangat istimewa, yaitu, Malam Lailatul Qadar. Sebuah malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Jika kita mendapatkannya, maka ibadah kita pada malam itu sebanding dengan ibadah selama 83 tahun lebih.Allah SWT memang tidak menyebutkan tanggal pastinya, tetapi Rasulullah SAW memberikan beberapa tanda-tanda yang bisa kita perhatikan.
- Suasana malam yang tenang dan nyaman, udara di malam itu tidak panas dan tidak terlalu dingin, sehingga terasa nyaman. Tidak ada badai, hujan lebat, atau angin kencang yang mengganggu ketenangan malam itu.
- Cahaya malam tampak berbeda, beberapa ulama menjelaskan bahwa cahaya bulan pada malam itu tampak lebih lembut, seolah menyelimuti bumi dengan ketenangan.
- Matahari terbit tanpa cahaya yang menyilaukan, di pagi hari setelah Malam Lailatul Qadar, matahari terbit dengan sinar yang lebih lembut dari biasanya.
Ramadan ini bisa menjadi Ramadan terakhir kita. Kita tidak tahu apakah tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk merasakan nikmatnya beribadah di bulan ini.
Berakhirnya di sini kultum tentang malam Lailatul Qadar hari ini. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk meraih keberkahan Malam Lailatul Qadar dan menjadikan kita hamba-Nya yang selalu dekat kepada-Nya. Aamiin.
4. Penjelasan Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan
Kita semua pasti ingin meraih keberkahan Malam Lailatul Qadar malam yang lebih baik dari seribu bulan. Namun, ada satu pertanyaan yang mungkin sering muncul: Kenapa malam penuh kemuliaan ini dirahasiakan oleh Allah? Kenapa kita tidak diberitahu dengan pasti kapan tepatnya Lailatul Qadar itu terjadi?Rupanya ada hikmah besar di balik rahasia ini. Rasulullah SAW sendiri hanya memberikan petunjuk bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama di malam-malam ganjil. Dalam sebuah hadits, beliau bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan, pada malam-malam ganjil." (HR. Bukhari dan Muslim)
Lihat Juga :