Ibrahim Adham: Kubeli Kemiskinan Itu Seharga Kerajaan Dunia

Sabtu, 05 September 2020 - 06:05 WIB
Sambil menatap wajah mereka, wanita tua itu berkata, "Aku tahu betul bahwa kau tak akan menjualnya dengan begitu murah, tetapi cukuplah bagiku kalau kawan-kawan dan musuh-musuhku akan mengatakan 'Wanita tua ini terrnasuk salah seorang yang ingin membeli Yusuf.'"

Baca juga: Aplikasi Belajar Bahasa Inggris Neo Bisa Diakses Kartu Prakerja



Siapa yang tak bercita-cita tak akan pernah sampai ke kerajaan tak berbatas itu. Dikuasai oleh keinginan yang mulia ini, seorang pangeran agung memandang kerajaan duniawinya sebagai debu. Ketika disadarinya betapa hampa kebangsawanannya yang bersifat sementara itu, ia pun memutuskan bahwa kebangsawanan ruhani sama harganya dengan seribu kerajaan dunia.

Ibrahim Adham

Seorang laki-laki selalu mengeluh tentang getirnya kemiskinan ; maka Ibrahim Adham berkata padanya, "Nak, barangkali kau belum membayar harga kemiskinanmu itu?"

Baca juga: Kewenangan Dipangkas, OJK Melawan

Orang itu pun menjawab, "Apa yang Bapak katakan itu sesuatu yang mustahil; mana mungkin seseorang membeli kemiskinan?',

"Aku, setidak-tidaknya," kata Adham, "telah memilih kemiskinan itu dengan sengaja dan telah kubeli kemiskinan itu seharga kerajaan dunia. Dan aku masih akan membeli sesaat dari kemiskinan ini dengan harga seratus dunia."

Baca juga: Megawati Jangan Terpancing Maju Pilpres 2024, Jadi King Maker Lebih Terhormat
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!