Agar Ketaatan Kepada Suami Terasa Ringan Dilakukan
Sabtu, 05 September 2020 - 06:56 WIB
(Baca juga : Minimalisir Kebakaran, Masyarakat Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan )
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ
“Tidaklah aku pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya sehingga dapat menghilangkankan akal laki-laki yang teguh selain salah satu di antara kalian wahai wanita.” (HR. Bukhari)
8. Jika perintah suami adalah sesuatu yang haram, nasehati.
Namun nasehati dengan cara yang baik, jika suami tetap memaksa, maka inilah sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam;
لَا طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah ‘azza wa jalla” (HR. Ahmad)
(Baca juga : Konsumsi Biji Jambu Bisa Turunkan Berat Badan )
Semua itu adalah syariat Allah yang sarat dengan hikmah. Dan hikmah dari melaksanakan dengan tulus semua ketetapan Allah di atas adalah berlangsungnya bahtera rumah tangga yang harmonis dan penuh dengan kenyamanan. Ketaatan pada suami pun dibatasi dalam perkara yang baik saja dan sesuai dengan kemampuan.
Wallahu A'lam
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ
“Tidaklah aku pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya sehingga dapat menghilangkankan akal laki-laki yang teguh selain salah satu di antara kalian wahai wanita.” (HR. Bukhari)
8. Jika perintah suami adalah sesuatu yang haram, nasehati.
Namun nasehati dengan cara yang baik, jika suami tetap memaksa, maka inilah sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam;
لَا طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah ‘azza wa jalla” (HR. Ahmad)
(Baca juga : Konsumsi Biji Jambu Bisa Turunkan Berat Badan )
Semua itu adalah syariat Allah yang sarat dengan hikmah. Dan hikmah dari melaksanakan dengan tulus semua ketetapan Allah di atas adalah berlangsungnya bahtera rumah tangga yang harmonis dan penuh dengan kenyamanan. Ketaatan pada suami pun dibatasi dalam perkara yang baik saja dan sesuai dengan kemampuan.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :