Islam Menentang Keras Dualisme Kepemimpinan dalam Negara

Selasa, 22 April 2025 - 11:21 WIB
Baca juga: Istana Tepis Isu Matahari Kembar Prabowo dan Jokowi

Kriteria Kepemimpinan dalam Islam

Kriteria kepemimpinan atau pemimpin dalam Islam, tidak terlepas dari akhlak dan perilaku Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, sebagai pemimpin tertinggi umat serta pemimpin terbaik sepanjang masa.

Nabi Muhammad SAW selalu menjunjung tinggi kemanusiaan dalam setiap langkah dakwah dan pemerintahannya. Baginda Nabi SAW dikenal sebagai rahmatan lil’alamin, juga sebagai suri tauladan umat dan pemimpin yang ideal.

Muhammad al Islam dalam bukunya "Tuntunan Adab-Adab Sunnah Rasulullah SAW untuk Kehidupan Sehari-hari,' menjelaskan tentang 10 kriteria ideal seorang pemimpin menurut Islam. Kriteria itu antara lain:

1. Jujur, adil, dan bijaksana

"Setiap kalian adalah pemimpin dan akan bertanggung jawab atas kepemimpinannya." (HR. Muslim)

Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw bersabda: "Ketahuilah bahwa setiap dari kalian adalah pemimpin dan setiap dari kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya, seorang pemimpin umat manusia adalah pemimpin bagi mereka dan ia bertanggung jawab dengan kepemimpinannya atas mereka." (HR. Abu Dawud)

Jujurlah dalam memimpin karena semua akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Tentu saja pengadilan Allah adalah yang teradil dari semua pengadilan, maka jadilah pemimpin yang jujur, adil dan bijaksana.

2. Mengajak rakyatnya bertakwa kepada Allah

Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Seorang imam itu ibarat perisai, seseorang berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan) nya. Jika seorang imam (pemimpin) memerintahkan supaya takwa kepada Allah 'azza wajalla dan berlaku adil, maka dia (imam) akan mendapatkan pahala karenanya, dan jika dia (imam) memerintahkan selain itu, maka ia akan mendapatkan siksa." (HR. Muslim)

3. Tidak meminta jabatan

Dari Abdurrahman bin Samurah, ia berkata Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkata kepadaku:

"Wahai Abdurrahman, janganlah engkau meminta kepemimpinan, sesungguhnya apabila engkau diberi kepemimpinan karena memintanya, maka engkau diserahi kepemimpinan itu (sepenuhnya) kepada dirimu, dan apabila engkau diberinya bukan karena meminta maka engkau akan diberi pertolongan." (HR. Abu Dawud)

4. Melaksanakan tugas dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab

"Jabatan merupakan amanah. Pada hari kiamat ia adalah kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi siapa yang mengambilnya dengan haq dan melaksanakan tugas dengan benar." (HR. Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!