Islam Menentang Keras Dualisme Kepemimpinan dalam Negara

Selasa, 22 April 2025 - 11:21 WIB

5. Mencintai dan menyayangi rakyat

Dari 'Auf bin Malik dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka mencintai kalian dan kalian mencintai mereka." (HR. Muslim)

6. Berbaik sangka kepada rakyatnya

Dari Syuraih bin Ubaid dari Jubair bin Nufair dan Katsir bin Murrah dan Amru Ibnul Aswad dan Al-Miqdam bin Makdi Karib dan Abu Umamah dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya jika seorang penguasa telah berburuk sangka kepada manusia (rakyatnya), maka itu akan merusak mereka." (HR. Abu Dawud)

Dalam hal ini, bila pemimpin berbaik sangka dan tidak mencurigai rakyatnya, maka insya Allah akan ada ketenangan dalam masyarakat yang dipimpinnya.

7. Hendaknya mengambil penasehat atau pejabat pembantu dari orang baik dan jujur

Dari Abu Sa'id Al-Khudri dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Tidaklah seorang pemimpin dilantik melainkan ia mempunyai dua kubu, kubu yang memerintahkan dan mendorongnya melakukan kebaikan, dan kubu yang memerintahkan dan mendorongnya melakukan keburukan, dan orang yang terjaga adalah yang dijaga Allah." (HR. Bukhari)

8. Memberikan keputusan adil kepada rakyatnya

"..Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil..." (QS. An-Nisaa: 58) “..dan jangan mengikuti hawa nafsu." (Qs. Shaad: 26)

9. Memutuskan perkara menurut hukum yang diturunkan Allah

"Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah.." (QS. Al-Maidah: 49)

10. Pemimpin yang bertakwa

Seorang pemimpin, maka jadilah pemimpin yang bertaqwa kepada Allah, jujur, baik hati, rendah hati, mencintai dan menyayangi rakyatnya.

Baca juga: Loyalitas kepada Pemimpin dalam Versi Islam, Begini Penjelasannya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!