Salat Jenazah, Bacaan Niat dan Pahalanya yang Luar Biasa
Selasa, 07 Oktober 2025 - 11:09 WIB
Dalam kitab Fathul Bari hadis riwayat Muslim diterangkan bahwa satu qirath itu seperti gunung yang besar,. Ini menunjukkan bahwa pahala qirath, bertingkat – tingkat.
Sedangkan pahala dua qirath tidak cukup didapat hanya dengan menghadiri proses pemakaman. Namun untuk mendapatkannya, disyaratkan melakukan tiga hal, yakni :
Jadi besarnya pahala hingga dua qirath, akan didapat oleh seseorang yang menyalati, mengantar dan menghadiri proses pemakaman sampai kadar yang disebutkan dalam riwayat-riwayat di atas.
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, pahala dua qirath dapat diperoleh oleh orang yang mengantarkan jenazah sampai proses penguburan. Seandainya seorang salat jenazah, kemudian pergi ke kuburan sendirian, lalu hadir di acara pemakaman, maka dia hanya mendapatkan pahala satu qirath.
Usholli ‘alaa hadzal mayyiti (mayyitati) arba’a takhbiratin fardhal kifayaati imaaman lillahi ta’alaa
Artinya :
"Saya niat salat atas mayit ini (mayit perempuan ini) empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi imam karena Allah Ta’ala."
Sedangkan pahala dua qirath tidak cukup didapat hanya dengan menghadiri proses pemakaman. Namun untuk mendapatkannya, disyaratkan melakukan tiga hal, yakni :
1. Menyalati Jenazah
Hanya mengahdiri proses pemakaman atau mengantar saja tanpa menyalati, tidak akan mendapat pahala dua qirath. Meskipun insyaallah tetap mendapat pahala sesuai dengan niatnya.2. Mengantar ke pemakaman
Disebut mengantar, jika seorang berjalan ke makam bersama jenazah dan pelayat lainnya. Adapun jika seorang hanya sendiri ke pemakaman, maka dia tidak mendapatkan pahala dua qirath.3. Menghadiri pemakaman
Ada beberapa riwayat menerangkan sampai kapan harus hadir di proses pemakaman agar genap mendapatkan dua qirath, yakni sampai prosesi pemakaman selesai atau smpai jenazah dimasukkan ke liang lahat.Jadi besarnya pahala hingga dua qirath, akan didapat oleh seseorang yang menyalati, mengantar dan menghadiri proses pemakaman sampai kadar yang disebutkan dalam riwayat-riwayat di atas.
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, pahala dua qirath dapat diperoleh oleh orang yang mengantarkan jenazah sampai proses penguburan. Seandainya seorang salat jenazah, kemudian pergi ke kuburan sendirian, lalu hadir di acara pemakaman, maka dia hanya mendapatkan pahala satu qirath.
Bacaan Niat Salat Jenazah
Niat untuk imam
اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Usholli ‘alaa hadzal mayyiti (mayyitati) arba’a takhbiratin fardhal kifayaati imaaman lillahi ta’alaa
Artinya :
"Saya niat salat atas mayit ini (mayit perempuan ini) empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi imam karena Allah Ta’ala."
Lihat Juga :