Keutamaan Ibadah Kurban, Amal yang Paling Dicintai Allah yang Pahalanya Tak terhitung
Jum'at, 06 Juni 2025 - 06:35 WIB
Dalam Kitab al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa Imam Syafi'i berkata dalam bab sesembelihan: "Kurban hukumnya Sunnah bagi siapapun yang memiliki keluasan rezeki baik penduduk kota, desa, musafir dan orang yang sedang haji meskipun sudah melakukan hadyu atau belum. (An Nawawi, Al Majmu’ Syarh alMuhadzdzab, hal. 383 jilid. 8)
Namun, perlu diketahui bahwa ibadah Kurban dalam Mazhab Syafi'i termasuk Sunnah Kifayah. Maksudnya adalah jika salah satu keluarga ada satu orang saja misal suami yang berqurban, maka kesunnahan Kurban sudah gugur bagi istri dan anakanaknya. Ini yang disebut dengan Sunnah Kifayah. Tentu jika dalam satu keluarga semuanya berqurban, maka ini jauh lebih afdhal.
Dalam hadits riwayat Imam at-Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban). Hewan itu nanti pada hari Kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya. Dan pahala qurban itu di sisi Allah Ta'ala lebih dahulu dari pada darah yang menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah. Maka hiasilah dirimu dengan ibadah qurban . (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Demikian hukum dan keutamaan berkurban . Semoga di bulan Dzulhijjah nanti kita diberi semangat untuk berqurban. Mari sisihkan sedikit harta kita untuk ibadah qurban. Jangan ada pemikiran dalam diri kita bahwa harta bisa berkurang jika berkurban. Harta yang dikeluarkan untuk ibadah Kurban insya Allah akan diganti dengan rezeki yang melimpah oleh Allah Ta'ala. Wallahu A'lam
Baca juga: 3 Alasan Mengapa harus Berkurban di Hari Raya Iduladha
Namun, perlu diketahui bahwa ibadah Kurban dalam Mazhab Syafi'i termasuk Sunnah Kifayah. Maksudnya adalah jika salah satu keluarga ada satu orang saja misal suami yang berqurban, maka kesunnahan Kurban sudah gugur bagi istri dan anakanaknya. Ini yang disebut dengan Sunnah Kifayah. Tentu jika dalam satu keluarga semuanya berqurban, maka ini jauh lebih afdhal.
Keutamaan Berkurban
Menurut beberapa hadis Nabi, bahwa orang yang berkurban maka amal kurbannya dicatat sebagai amal yang paling dicintai oleh Allah Ta'ala. Pahalanya lebih cepat dan tak terhitung.Dalam hadits riwayat Imam at-Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban). Hewan itu nanti pada hari Kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya. Dan pahala qurban itu di sisi Allah Ta'ala lebih dahulu dari pada darah yang menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah. Maka hiasilah dirimu dengan ibadah qurban . (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Demikian hukum dan keutamaan berkurban . Semoga di bulan Dzulhijjah nanti kita diberi semangat untuk berqurban. Mari sisihkan sedikit harta kita untuk ibadah qurban. Jangan ada pemikiran dalam diri kita bahwa harta bisa berkurang jika berkurban. Harta yang dikeluarkan untuk ibadah Kurban insya Allah akan diganti dengan rezeki yang melimpah oleh Allah Ta'ala. Wallahu A'lam
Baca juga: 3 Alasan Mengapa harus Berkurban di Hari Raya Iduladha
(wid)
Lihat Juga :