Menolak Sujud Kepada Adam, Malaikat Azazil Jadi Setan Terkutuk
Senin, 04 Mei 2020 - 02:32 WIB
Setelah khutbah (pidato) selesai, Adam berkata, “Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin”. Tindakan ini kemudian menjadi sunnah di dalam khutbah. Jadi, orang yang pertama kali berkhutbah di atas mimbar pada hari Jumat adalah Adam.
Kemudian Allah mengemukakan nama-nama benda seluruhnya kepada para malaikat. Dia berfirman, “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!” (QS Al-Baqarah:31).
Para malaikat menjawab, “Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (QS Al-Baqarah:32).
Allah berfirman, “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini!” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman, “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (QS Al-Baqarah:33).
Wahab bin Munabbih mengatakan bahwa orang yang pertama kali menyebarkan salam adalah Adam as. Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa tidaklah suatu kaum menyebarkan salam kecuali kaum itu bakal selamat dari azab dan siksa.
Kemudian para malaikat berkata, “Wahai Tuhanku, apakah Engkau hendak menciptakan makhluk yang lebih baik daripada kami?”
Allah menjawab, “Aku sendiri yang menciptakannya dengan tangan-Ku dan Aku katakan padanya, ‘Jadilah!’, maka dia jadi.” Lalu Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam. Malaikat yang pertama sujud adalah Jibril, lalu Mika’il, Israfil, ‘Izra’il, dan berikutnya malaikat muqarrabin.
Selanjutnya Allah menyuruh Iblis untuk bersujud kepada Adam. Ternyata si Iblis menolak dan enggan bersujud. Allah bertanya kepadanya, “Apa yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku…” (QS Shaad:75).
Si Iblis menjawab, “Aku lebih baik daripada dia karena Engkau telah menciptakanku dari api, sementara dia Engkau ciptakan dari tanah. Aku adalah yang telah beribadah kepada-Mu sekian lamanya sebelum Engkau menciptakan dia.”
Allah berfirman, “Aku telah mengetahui dalam ilmu-Ku yang terdahulu bahwasanya engkau bakal membangkang. Ibadahmu tidak akan ada manfaatnya untukmu. Keluarlah dari rahmat-Ku (surga) sebagai yang terhina lagi terusir. Benar-benar Aku akan mengisi neraka jahanam denganmu dan orang-orang yang mengikutimu.”
Kemudian Allah mengemukakan nama-nama benda seluruhnya kepada para malaikat. Dia berfirman, “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!” (QS Al-Baqarah:31).
Para malaikat menjawab, “Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (QS Al-Baqarah:32).
Allah berfirman, “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini!” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman, “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (QS Al-Baqarah:33).
Wahab bin Munabbih mengatakan bahwa orang yang pertama kali menyebarkan salam adalah Adam as. Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa tidaklah suatu kaum menyebarkan salam kecuali kaum itu bakal selamat dari azab dan siksa.
Kemudian para malaikat berkata, “Wahai Tuhanku, apakah Engkau hendak menciptakan makhluk yang lebih baik daripada kami?”
Allah menjawab, “Aku sendiri yang menciptakannya dengan tangan-Ku dan Aku katakan padanya, ‘Jadilah!’, maka dia jadi.” Lalu Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam. Malaikat yang pertama sujud adalah Jibril, lalu Mika’il, Israfil, ‘Izra’il, dan berikutnya malaikat muqarrabin.
Selanjutnya Allah menyuruh Iblis untuk bersujud kepada Adam. Ternyata si Iblis menolak dan enggan bersujud. Allah bertanya kepadanya, “Apa yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku…” (QS Shaad:75).
Si Iblis menjawab, “Aku lebih baik daripada dia karena Engkau telah menciptakanku dari api, sementara dia Engkau ciptakan dari tanah. Aku adalah yang telah beribadah kepada-Mu sekian lamanya sebelum Engkau menciptakan dia.”
Allah berfirman, “Aku telah mengetahui dalam ilmu-Ku yang terdahulu bahwasanya engkau bakal membangkang. Ibadahmu tidak akan ada manfaatnya untukmu. Keluarlah dari rahmat-Ku (surga) sebagai yang terhina lagi terusir. Benar-benar Aku akan mengisi neraka jahanam denganmu dan orang-orang yang mengikutimu.”
Lihat Juga :