Adab-adab Pernikahan yang Wajib Diketahui Kaum Muslim

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:53 WIB
Salah satu adab pernikahan adalah seseorang yang akan menikah dianjurkan melaksanakan salat istiharah terlebih dahulu, agar jodoh yang dipilihnya adalah yang terbaik dari Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
Adab-adab dalam Islam , salah satunya tentang adab pernikahan ini penting diketahui kaum muslim, terutama yang akan melangsungkan pernikahan. Apa dan bagaimana adab-adabnya tersebut?

Pernikahan adalah sunnatullah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW). Dalam satu hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi, Nabi Muhammad SAW pernah berpesan:

Apabila seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya. Keutamaan menikah selain menyempurnakan separuh agama, juga memberikan ketentraman dan ketenangan.

Baca juga: Mengenal Sunnah Rasulullah, Arti, Jenis dan Contohnya yang Penting Diketahui



Dalam Kitab 'Adabul Islam' dijelaskan seputar adab-adab pernikahan. Syeikh Ahmad Al-Mishri ('Ulama dari Mesir) menjelaskan adab-adab pernikahan saat menyampaikan tausiyahnya berikut ini:

13 Adab-adab Pernikahan:

1. Orang yang Ingin Menikah Hendaklah Salat Istikharah Terlebih Dahulu

Salat Istikharah dilakukan kapan saja tapi di luar waktu makruh salat. Dari Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘Anhu berkata: "Dahulu Rasulullah SAW pernah mengajari kami istikharah dalam memutuskan segala sesuatu, (sebagaimana mengajari kami) surat dalam Al Qur'an, Beliau bersabda: Apabila salah seorang di antara kalian hendak melakukan sesuatu (yang membingungkan), maka lakukanlah salat sunnah 2 raka'at -selain salat wajib, kemudian Bacalah doa istikharah dan sebutkan hajat. "Ya Allah, jika menikah dengan yang baik mudahkanlah".

2. Orang yang Ingin Menikahi Wanita Melihat Apa yang Dia Ingin Pandang

Pandangan yang diperbolehkan dalam Islam, yaitu telapak tangan dan wajah, bukan yang lainnya. Maka yang dianjurkan dilihat yang umum. Maka dianjurkan melihat wanita tidak ditentukan lamanya tergantung kebiasaan. Tidak bertemu tanpa mahram. Apakah diperbolehkan wanita dandan ketika mau bertemu laki-laki tersebut? Kata 'Ulama boleh asal jangan dandan berlebihan. Maka harus make up ringan agar tidak ada penipuan, tidak boleh pakai rambut palsu.

3. Memilih Wanita yang Memiliki Adab

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullaah SAW bersabda: "Wanita dinikahi karena 4 perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung." (HR. Al-Bukhari) Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullaah SAW bersabda: "Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalehah." (HR. Muslim)

4. Dianjurkan Menikahi Wanita yang Perawan

Suatu ketika saat pulang dari perang, Jabir bin Abdillah ditanya oleh Rasulullah SAW. "Engkau sudah menikah Jabir?" tanya Rasulullah. "Iya," jawab Jabir. "Perawan ataukah janda?" tanya Rasulullah. "Janda," jawab Jabir. Nabi kemudian bertanya, "Kenapa tidak menikahi perawan saja? Engkau bisa bermain dengannya dan ia bisa bermain pula denganmu". Jabir menjawab, "Aku ini memiliki adik perempuan yang banyak. Aku menikahi janda agar ada wanita yang merawat, mengurusi dan menyisiri rambut mereka". Nabi pun menasehatinya, "Adapun jika engkau telah sampai di rumah, maka kumpulilah istrimu, kumpulilah istrimu". (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!