Doa dan Bacaan Al Quran yang Paling Ditakuti Setan

Selasa, 25 November 2025 - 21:40 WIB
Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung kepada-Mu agar mereka tidak menyertaiku." (QS Al-Mu'minun: 97-98)

Baca juga: Keutamaan Doa Masuk Rumah, Bisa Melancarkan Rezeki Hingga Jadi Perisai dari Gangguan Setan

2. Ayat Al-Qur'an yang Paling Ditakuti Jin dan Setan

Selain doa di atas, berikut ini ayat Al-Qur'an yang paling ditakuti Jin dan setan. Ayat ini sangat masyhur dan memiliki keutamaan yang agung yaitu Ayat Kursi. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya ia (Ayat Kursi) adalah ayat yang sangat agung yang terdapat dalam Al-Qur'an."

Ayat Kursi terdapat dalam Surat Al-Baqarah Ayat 255. Ayat ini berisi tentang keesaan Allah dan kekuasaan-Nya yang mutlak. Diriwayatkan dari Abdullah bin Ubay bin Ka'ab, ayahnya (Ka'ab) pernah bercerita kepadanya bahwa ia memiliki sebuah wadah besar berisi kurma. Ayahnya biasa menjaga tong berisi kurma itu tetapi ia menjumpai isinya berkurang. Pada suatu malam saat ia menjaganya, tiba-tiba ia melihat seekor hewan yang bentuknya mirip dengan anak laki-laki berusia baligh.

Lalu Ka'ab mengucap salam kepadanya. Makhluk itu pun menjawab salam Ka'ab. "Siapa kamu, Jin atau manusia?" tanya Ka'ab. "Aku Jin," jawabnya. "Kemarikanlah tanganmu ke tanganku."

Makhluk itu mengeluarkan tangannya ke Ka'ab, ternyata tangannya seperti kaki anjing begitu pula bulunya. "Apakah memang demikian bentuk Jin itu?" tanya Kaab lagi. "Kamu sekarang telah mengetahui Jin. Di kalangan mereka, tidak ada yang lebih kuat daripada aku."

"Apa yang mendorong berbuat demikian?" "Telah sampai kepadaku bahwa kamu adalah seorang manusia yang suka bersedekah, maka kami ingin memperoleh sebagian dari makananmu."

"Hal apakah yang dapat melindungi kami dari gangguan kalian?" Jin itu berkata: "Ayat ini, yakni Ayat Kursi."

Esok harinya, Ka'ab berangkat menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu menceritakan hal itu kepada beliau. Nabi bersabda: "Benarlah apa yang dikatakan oleh si jahat itu." (HR Hakim, dikutip Ibnu Katsir saat menafsirkan Ayat Kursi)

Dalam riwayat lain diceritakan kisah Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu yang berhasil menangkap seorang pencuri di gudang zakat saat bulan Ramadhan. Ketika pencuri itu tertangkap, ia mengajarkan kalimat agung kepada Abu Hurairah agar ia tidak ditawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!