5 Alasan Dianjurkan Baca Selawat Nabi di Hari Jumat, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jum'at, 02 Januari 2026 - 05:15 WIB
Artinya: "Sesungguhnya Hari Jumat adalah hari terbaik dan hari agung bagi Allah melebihi hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dan terjadi peristiwa besar di Hari Jumat. Nabi Adam 'alaihissalam diciptakan, Nabi Adam diturunkan dari surga ke bumi, wafatnya nabi Adam. Pada hari Jumat ada waktu tertentu (waktu mustajab) bila digunakan untuk berdoa maka Allah akan mengabulkannya. Terjadinya Hari Kiamat." (HR Ahmad dan Ibnu Majah)
Artinya: "Sesungguhnya di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah Hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptaan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga sangkakala ditipu dan akan terjadi kematian seluruh makhluk." Karena itu perbanyaklah Selawat kepadaku pada hari Jumat, karena Shalawat kalian akan dipersembahkan (disampaikan) kepadaku." Para sahabat berkata: "Ya Rasulullah, bagaimana Sholawat kami sampai padamu sedangkan engkau telah hancur menjadi tanah?" (Sebagian riwayat menyebutkan kata-kata: Sedangkan Tuan telah rusak tubuhnya?) Lalu Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah mengharamkan pada bumi untuk memakan jasad (tubuh) para Nabi." (HR Ibnu Majah, Abu Dawud dengan isnad Shahih)
Artinya: "Selawat dan doa umatku sampai kepadaku pada setiap hari Jumat. Orang yang paling banyak berselawat kepadaku di antara mereka adalah orang yang paling terdekat denganku kedudukannya." (HR Al-Baihaqi 5995)
Artinya: "Barang siapa yang bersholawat untukku sekali, maka Allah akan memberkatinya dengan sepuluh doa, dan akan dihapus sepuluh kesalahan darinya, dan ditinggikan sepuluh derajat untuknya." (HR An-Nasa'i)
2. Selawat di Hari Jumat Disampaikan kepada Nabi Muhammad ﷺ
Alasan kedua yaitu sampainya Selawat yang kita baca pada Hari Jumat atau malamnya. Sebagaimana diriwayatkan Aus bin Aus radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ، وَفِيهِ قُبِضَ، وَفِيهِ النَّفْخَةُ، وَفِيهِ الصَّعْقَةُ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ
Artinya: "Sesungguhnya di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah Hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptaan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga sangkakala ditipu dan akan terjadi kematian seluruh makhluk." Karena itu perbanyaklah Selawat kepadaku pada hari Jumat, karena Shalawat kalian akan dipersembahkan (disampaikan) kepadaku." Para sahabat berkata: "Ya Rasulullah, bagaimana Sholawat kami sampai padamu sedangkan engkau telah hancur menjadi tanah?" (Sebagian riwayat menyebutkan kata-kata: Sedangkan Tuan telah rusak tubuhnya?) Lalu Nabi ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah mengharamkan pada bumi untuk memakan jasad (tubuh) para Nabi." (HR Ibnu Majah, Abu Dawud dengan isnad Shahih)
3. Paling Dekat Kedudukannya dengan Nabi Muhammad ﷺ
Orang yang paling banyak membaca Selawat khususnya pada hari Jumat maka kedudukannya lebih dekat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagaimana sabda beliau berikut:صَلَاةُ أُمَّتِي تُعرَضُ عَلَيَّ فِي كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ؛ فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّي مَنْزِلَةً
Artinya: "Selawat dan doa umatku sampai kepadaku pada setiap hari Jumat. Orang yang paling banyak berselawat kepadaku di antara mereka adalah orang yang paling terdekat denganku kedudukannya." (HR Al-Baihaqi 5995)
4. Dapat Menghapus 10 Kesalahan
Alasan berikutnya karena terdapat fadhillah yang agung yaitu dihapuskannya 10 dosa dan kesalahan bagi orang menghidupkan Selawat. Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Nabi ﷺ bersabda:مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ، وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ
Artinya: "Barang siapa yang bersholawat untukku sekali, maka Allah akan memberkatinya dengan sepuluh doa, dan akan dihapus sepuluh kesalahan darinya, dan ditinggikan sepuluh derajat untuknya." (HR An-Nasa'i)
Lihat Juga :