Hukuman Zina akan Disaksikan oleh Orang Beriman, Ini 5 Ayat yang Memerintahkan Menjauhi Maksiat
Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:30 WIB
“Kecuali orang yang bertaubat dan beriman serta mengerjakan amal yang baik, maka orang-orang itu, Allah akan menggantikan (pada tempat) kejahatan mereka dengan kebaikan; dan adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”
Dalam ketiga ayat tersebut dijelaskan bahwa siapa yang melakukan zina serta musyrik maka mereka digandakan azab siksanya pada hari kiamat sesuai dengan besar dosanya yang mereka terima. Terkecuali bagi orang beriman dan bertaubat dimana seharusnya mereka mengerjakan amal baik dimana kejahatan mereka akan digantikan dengan kebaikan. Ayat tersebut juga menunjukan sifat Allah SWT yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
“Kerana Allah hendak membedakan yang jahat (golongan yang ingkar) dari yang baik (golongan yang beriman), dan menjadikan (golongan) yang jahat itu setengahnya bersatu dengan setengahnya yang lain, lalu ditimbunkannya kesemuanya, serta dimasukkannya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”
Ayat tersebut menjelaskan bagaimana orang jahat dimana mereka mengingkari hindaran yang diberikan Allah SWT dan bagaimana mereka dapat masuk Neraka Jahanam yaitu neraka terdalam. Lantas orang yang melakukan zina dimana mereka termasuk golongan jahat menjadi orang-orang yang rugi.
Baca juga: Tes DNA, Penentuan Nasab dan Hukumnya dalam Islam
“Dan mereka yang menjaga kehormatannya, kecuali kepada isterinya atau hamba sahayanya maka sesungguhnya mereka tidak tercela: Kemudian, sesiapa yang mengingini selain dari yang demikian, maka merekalah orang-orang yang melampaui batas;” Dijelaskan dari ayat-ayat tersebut, Seseorang yang menjaga kehormatan mereka dari martabat keluarga seorang umat hingga kemaluan mereka. Bagi orang yang menginginkan sebaliknya, maka mereka termasuk orang yang melewati batas (kurang ajar).
“Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.”
Dalam ketiga ayat tersebut dijelaskan bahwa siapa yang melakukan zina serta musyrik maka mereka digandakan azab siksanya pada hari kiamat sesuai dengan besar dosanya yang mereka terima. Terkecuali bagi orang beriman dan bertaubat dimana seharusnya mereka mengerjakan amal baik dimana kejahatan mereka akan digantikan dengan kebaikan. Ayat tersebut juga menunjukan sifat Allah SWT yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
3. Surat Al-Anfal ayat 37
لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًۭا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ
“Kerana Allah hendak membedakan yang jahat (golongan yang ingkar) dari yang baik (golongan yang beriman), dan menjadikan (golongan) yang jahat itu setengahnya bersatu dengan setengahnya yang lain, lalu ditimbunkannya kesemuanya, serta dimasukkannya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”
Ayat tersebut menjelaskan bagaimana orang jahat dimana mereka mengingkari hindaran yang diberikan Allah SWT dan bagaimana mereka dapat masuk Neraka Jahanam yaitu neraka terdalam. Lantas orang yang melakukan zina dimana mereka termasuk golongan jahat menjadi orang-orang yang rugi.
Baca juga: Tes DNA, Penentuan Nasab dan Hukumnya dalam Islam
4. Surat Al-Mu’minun ayat 5-7
وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَـٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبْتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْعَادُونَ
“Dan mereka yang menjaga kehormatannya, kecuali kepada isterinya atau hamba sahayanya maka sesungguhnya mereka tidak tercela: Kemudian, sesiapa yang mengingini selain dari yang demikian, maka merekalah orang-orang yang melampaui batas;” Dijelaskan dari ayat-ayat tersebut, Seseorang yang menjaga kehormatan mereka dari martabat keluarga seorang umat hingga kemaluan mereka. Bagi orang yang menginginkan sebaliknya, maka mereka termasuk orang yang melewati batas (kurang ajar).
5. Surat An-Nur ayat 30-31
قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا۟ مِنْ أَبْصَـٰرِهِمْ وَيَحْفَظُوا۟ فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ
“Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.”
Lihat Juga :