Di Hadapan Pemimpin Agama Dunia, KH Cholil Nafis Sebut Peran Tokoh Agama Wujudkan Perdamaian
Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:31 WIB
”NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia, bahkan termasuk salah satu organisasi keagamaan terbesar di dunia. Pengaruhnya tidak terbatas hanya di Indonesia namun memainkan peran penting di kancah internasional, khususnya dalam bidang penyelesaian konflik dan pembangunan perdamaian global,” katanya.
Adapun pokok-pokok dasar dan pendekatan yang diterapkan Nahdlatul Ulama dalam menyelesaikan konflik berpijak pada dua hal berikut, pertama landasan pemikiran, yaitu menghidupkan kembali maqāṣid al-syarī‘ah, dengan penegasan bahwa menjaga jiwa dan martabat kemanusiaan harus lebih diutamakan daripada konflik yang bersifat destruktif, serta menekankan pentingnya nilai-nilai keadilan dan maslahah kemanusiaan yang universal.
Kedua, metodologinya dalam membangun perdamaian melalui dialog antaragama dan antarbudaya, dengan menekankan pentingnya membuka ruang dialog yang tulus di antara para pemeluk agama guna memperkuat saling pengertian dan menolak segala bentuk kebencian.
“Sebagai contoh, saya mempersembahkan model negara Indonesia melalui pengalaman hidup berdampingan secara damai yang dihuni oleh multi etnis dan agama. Mudah-mudahan dapat menginspirasi dunia,” paparnya.
Keberagaman yang sangat besar ini tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan justru menjadi sumber kekuatan dan persatuan. Hal ini dimungkinkan berkat landasan pemikiran dan konstitusi negara, yaitu Pancasila, yang menjadi komitmen sosial dan kebangsaan sehingga dapat menyatukan seluruh rakyat Indonesia.
Adapun permasalahan Palestina dalam pandangan Nahdlatul Ulama bukanlah sekadar persoalan regional, melainkan merupakan isu kemanusiaan global yang berkaitan dengan keadilan dan hak-hak dasar suatu bangsa. Persoalan ini adalah masalah pendudukan, bukan semata-mata konflik atau pertikaian.
“Nahdlatul Ulama menyerukan penghentian pendudukan serta menjamin hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan mendirikan negara yang merdeka. NU mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil, serta menuntut perlindungan jiwa-jiwa yang tak bersalah dari kedua belah pihak,” tandasnya.
NU juga berupaya menggalang dukungan rakyat dan tokoh-tokoh agama di tingkat internasional guna mewujudkan perdamaian yang adil dan menyeluruh, yang mampu menjaga martabat rakyat Palestina sekaligus menjamin keamanan bagi semua pihak.
Adapun pokok-pokok dasar dan pendekatan yang diterapkan Nahdlatul Ulama dalam menyelesaikan konflik berpijak pada dua hal berikut, pertama landasan pemikiran, yaitu menghidupkan kembali maqāṣid al-syarī‘ah, dengan penegasan bahwa menjaga jiwa dan martabat kemanusiaan harus lebih diutamakan daripada konflik yang bersifat destruktif, serta menekankan pentingnya nilai-nilai keadilan dan maslahah kemanusiaan yang universal.
Kedua, metodologinya dalam membangun perdamaian melalui dialog antaragama dan antarbudaya, dengan menekankan pentingnya membuka ruang dialog yang tulus di antara para pemeluk agama guna memperkuat saling pengertian dan menolak segala bentuk kebencian.
“Sebagai contoh, saya mempersembahkan model negara Indonesia melalui pengalaman hidup berdampingan secara damai yang dihuni oleh multi etnis dan agama. Mudah-mudahan dapat menginspirasi dunia,” paparnya.
Keberagaman yang sangat besar ini tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan justru menjadi sumber kekuatan dan persatuan. Hal ini dimungkinkan berkat landasan pemikiran dan konstitusi negara, yaitu Pancasila, yang menjadi komitmen sosial dan kebangsaan sehingga dapat menyatukan seluruh rakyat Indonesia.
Adapun permasalahan Palestina dalam pandangan Nahdlatul Ulama bukanlah sekadar persoalan regional, melainkan merupakan isu kemanusiaan global yang berkaitan dengan keadilan dan hak-hak dasar suatu bangsa. Persoalan ini adalah masalah pendudukan, bukan semata-mata konflik atau pertikaian.
“Nahdlatul Ulama menyerukan penghentian pendudukan serta menjamin hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan mendirikan negara yang merdeka. NU mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil, serta menuntut perlindungan jiwa-jiwa yang tak bersalah dari kedua belah pihak,” tandasnya.
NU juga berupaya menggalang dukungan rakyat dan tokoh-tokoh agama di tingkat internasional guna mewujudkan perdamaian yang adil dan menyeluruh, yang mampu menjaga martabat rakyat Palestina sekaligus menjamin keamanan bagi semua pihak.
(cip)
Lihat Juga :