Kisah Bulan Maulid : Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Telah Dinubuatkan Nabi Daniel 1.200 Tahun Sebelum Kelahirannya
Kamis, 04 September 2025 - 11:27 WIB
Sebagaimana perkataan Ibnu Taimiyah, berita kemunculan Nabi Isa al-Masih yang diberitakan Nabi Daniel juga terdapat tradisi Nasrani, hanya saja interpretasi versi Nasrani akan Nubuat Nabi Daniel dikaitkan dengan kemunculan Yesus.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa Nabi Daniel mengabarkan tentang akan diutusnya Rasulullah dengan menyebut nama “Muhammad” secara gamblang.
Nyatanya, penyebutan nama “Muhammad” oleh Nabi-Nabi terdahulu tidak saja melalui lisan Nabi Daniel alaihissalam saja. Nabi Isa pun menyebut nama “Ahmad” secara langsung. Allah berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS ash-Shaff : 6 )
Lumrah jika kita bertanya, apakah ahli kitab baik Yahudi dengan Taurat-nya, atau Nasrani dengan Injilnya, akan mengatakan kepada umat Islam bahwa mereka menemukan nama “Ahmad” atau “Muhammad” sebagai Nabi yang akan diutus pada Akhir Zaman dalam kitab mereka? Secara umum, sikap mereka adalah sebagaimana firman Allah:
“Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi alKitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.” ( QS al-Ma'idah : 15)
Di atas semua itu, The Book of Daniel memang diakui bagi kebanyakan ahli kitab sebagai sumber berharga yang mengabarkan berita dari masa depan dimulai sejak abad ke-6 SM hingga Hari Kiamat.
Baca juga: Bacaan Marhaban Maulid Nabi SAW, Yuk Amalkan!
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa Nabi Daniel mengabarkan tentang akan diutusnya Rasulullah dengan menyebut nama “Muhammad” secara gamblang.
Nyatanya, penyebutan nama “Muhammad” oleh Nabi-Nabi terdahulu tidak saja melalui lisan Nabi Daniel alaihissalam saja. Nabi Isa pun menyebut nama “Ahmad” secara langsung. Allah berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” (QS ash-Shaff : 6 )
Lumrah jika kita bertanya, apakah ahli kitab baik Yahudi dengan Taurat-nya, atau Nasrani dengan Injilnya, akan mengatakan kepada umat Islam bahwa mereka menemukan nama “Ahmad” atau “Muhammad” sebagai Nabi yang akan diutus pada Akhir Zaman dalam kitab mereka? Secara umum, sikap mereka adalah sebagaimana firman Allah:
“Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi alKitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.” ( QS al-Ma'idah : 15)
Di atas semua itu, The Book of Daniel memang diakui bagi kebanyakan ahli kitab sebagai sumber berharga yang mengabarkan berita dari masa depan dimulai sejak abad ke-6 SM hingga Hari Kiamat.
Baca juga: Bacaan Marhaban Maulid Nabi SAW, Yuk Amalkan!
(wid)
Lihat Juga :