3 Amalan Pendulang Pahala Jariyah, Salah Satunya dari Ilmu yang Bermanfaat
Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:28 WIB
Baca juga: Keutamaan dan Faedah dari Sikap Berbaik-sangka, Cek di Sini Saja!
Diriwayatkan dari Umar bin Khatthab radhiyallahu'anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Kelak akan datang kepada kamu sekalian seseorang bernama Uwais bin ‘Amir, anak muda yang belum tumbuh janggutnya, keturunan Yaman dari kabilah Qarn. Pada tubuhnya terkena penyakit kusta, namun penyakit itu sembuh daripadanya, kecuali tersisa seukuran uang dirham. Dia mempunyai ibu yang ia sangat berbakti kepadanya. Apabila ia berdoa kepada Allah niscaya dikabulkan, maka jika engkau bertemu dengannya dan memungkinkan minta padanya memohonkan ampun untukmu maka lakukanlah.” (HR. Muslim dan Ahmad)
Karena itu, janganlah kita enggan untuk berdoa demi kebaikan orang tuamu. Hanya Allahlah yang mampu memberi petunjuk dan membukakan pintu hati kedua orang tuamu. Mintalah pada-Nya, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Memohonlah terus pada-Nya dan jangan pernah bosan meski kita tidak tahu kapankah doa kita akan dikabulkan.
Pun seandainya Allah tidak berkehendak untuk memberi mereka petunjuk hingga ajal menjemput mereka, ingatlah bahwa Allah tidak pernah mendzalimi hamba-Nya. Janganlah berhenti berdoa, karena tentu engkau sudah tahu bahwa doa seorang anak shaleh untuk orang tuanya tidaklah terputus amalannya meski kedua orang tuanya sudah meninggal. Wallahu A'lam
Baca juga: Teks Doa Upacara Hari Santri 2025: Lengkap Arab, Indonesia dan Terjemahan untuk Upacara yang Khidmat
Diriwayatkan dari Umar bin Khatthab radhiyallahu'anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Kelak akan datang kepada kamu sekalian seseorang bernama Uwais bin ‘Amir, anak muda yang belum tumbuh janggutnya, keturunan Yaman dari kabilah Qarn. Pada tubuhnya terkena penyakit kusta, namun penyakit itu sembuh daripadanya, kecuali tersisa seukuran uang dirham. Dia mempunyai ibu yang ia sangat berbakti kepadanya. Apabila ia berdoa kepada Allah niscaya dikabulkan, maka jika engkau bertemu dengannya dan memungkinkan minta padanya memohonkan ampun untukmu maka lakukanlah.” (HR. Muslim dan Ahmad)
Karena itu, janganlah kita enggan untuk berdoa demi kebaikan orang tuamu. Hanya Allahlah yang mampu memberi petunjuk dan membukakan pintu hati kedua orang tuamu. Mintalah pada-Nya, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Memohonlah terus pada-Nya dan jangan pernah bosan meski kita tidak tahu kapankah doa kita akan dikabulkan.
Pun seandainya Allah tidak berkehendak untuk memberi mereka petunjuk hingga ajal menjemput mereka, ingatlah bahwa Allah tidak pernah mendzalimi hamba-Nya. Janganlah berhenti berdoa, karena tentu engkau sudah tahu bahwa doa seorang anak shaleh untuk orang tuanya tidaklah terputus amalannya meski kedua orang tuanya sudah meninggal. Wallahu A'lam
Baca juga: Teks Doa Upacara Hari Santri 2025: Lengkap Arab, Indonesia dan Terjemahan untuk Upacara yang Khidmat
(wid)
Lihat Juga :