Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Senin, 05 Januari 2026 - 12:20 WIB
Setidaknya ada 2 ayat-ayat al Quran yang menjelaskan tentang waktu-waktu salat fardhu. Meski tidak terlalu jelas diskripsinya, namun ayat-ayat tersebut membicarakan waktu-waktu salat secara global. Foto ilustrasi/ist
Dalam Al Quran, waktu tentang salat fardhu dijelaskan dalam beberapa ayat dan juga hadis Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam.
Menurut Ustaz Ahmad Syarwat dari Rumah Fiqih Indonesia, setidaknya ada 2 ayat-ayat al Quran yang menjelaskan tentang waktu-waktu salat fardhu. Meski tidak terlalu jelas diskripsinya, namun ayat-ayat tersebut membicarakan waktu-waktu salat secara global.
Wa aqimiṣ-ṣalāta ṭarafayin-nahāri wa zulafam minal-laīl, innal-ḥasanāti yuż-hibnas-sayyi`āt, żālika żikrā liż-żākirīn
"Dan dirikanlah salat pada kedua tepi siang dan pada bahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat"(QS. Huud: 114)
Menurut para mufassriin, di ayat ini disebutkan waktu salat, yaitu kedua tepi siang, yaitu salat shubuh dan ashar. Dan pada bahagian permulaan malam, yaitu Maghirb dan Isya`.
Baca juga: Fakta-fakta Tentang Salat, Perintah Allah SWT Langsung dalam Peristiwa Isra Mikraj
Aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā
"Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan Qur`anal fajri. Sesungguhnya Qur`anal fajri itu disaksikan (QS. Al-Isra`: 78)
Menurut Ustaz Ahmad Syarwat dari Rumah Fiqih Indonesia, setidaknya ada 2 ayat-ayat al Quran yang menjelaskan tentang waktu-waktu salat fardhu. Meski tidak terlalu jelas diskripsinya, namun ayat-ayat tersebut membicarakan waktu-waktu salat secara global.
1. Surat Huud ayat 114
وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ طَرَفَىِ ٱلنَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ ٱلَّيْلِ ۚ إِنَّ ٱلْحَسَنَٰتِ يُذْهِبْنَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّٰكِرِينَ
Wa aqimiṣ-ṣalāta ṭarafayin-nahāri wa zulafam minal-laīl, innal-ḥasanāti yuż-hibnas-sayyi`āt, żālika żikrā liż-żākirīn
"Dan dirikanlah salat pada kedua tepi siang dan pada bahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat"(QS. Huud: 114)
Menurut para mufassriin, di ayat ini disebutkan waktu salat, yaitu kedua tepi siang, yaitu salat shubuh dan ashar. Dan pada bahagian permulaan malam, yaitu Maghirb dan Isya`.
Baca juga: Fakta-fakta Tentang Salat, Perintah Allah SWT Langsung dalam Peristiwa Isra Mikraj
2. Surat Al-Isra`ayat 78
أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيْلِ وَقُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
Aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā
"Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan Qur`anal fajri. Sesungguhnya Qur`anal fajri itu disaksikan (QS. Al-Isra`: 78)
Lihat Juga :