Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:30 WIB
Menurut para mufassrin, di dalam ayat ini disebutkan waktu salat yaitu sesudah matahari tergelincir, yaitu salat Zhuhur dan Ashar. Sedangkan gelap malam adalah salat Maghirb dan Isya` dan Qur`anal fajri yaitu salat shubuh.
Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Nabi SAW didatangi oleh Jibril as dan berkata kepadanya, "Bangunlah dan lakukan salat." Maka beliau melakukan salat Zhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian waktu Ashar menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Ashar ketika panjang bayangan segala benda sama dengan panjang benda itu. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Maghrib ketika mayahari terbenam.
Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Isya` ketika syafaq (mega merah) menghilang. Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Shubuh ketika waktu fajar merekah/ menjelang. (HR Ahmad, Nasai dan Tirmizy. )
Di dalam Nailul Authar disebutkan bahwa Al-Bukhari mengatakan bahwa hadis ini adalah hadis yang paling shahih tentang waktu-waktu salat. Selain itu ada hadis lainnya yang juga menjelaskan tentang waktu-waktu salat. Salah satunya adalah hadis berikut ini:
Dari `Uqbah bin Amir ra bahwa Nabi SAW bersabda, "Ummatku selalu berada dalam kebaikan atau dalam fithrah selama tidak terlambat melakukan salat Maghrib, yaitu sampai muncul bintang."(HR Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak.)
Baca juga: Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Waktu-waktu Salat Fardhu dalam Hadis
Sedangkan bila ingin secara lebih spesifik mengetahui dalil tentang waktu-waktu salat, kita bisa merujuk kepada hadis-hadis Rasululah SAW yang shahih dan qath`i. Tidak kalah qath`inya dengan dalil-dalil dari Al-Quran Al-Karim. Di antaranya adalah hadis-hadis berikut ini:Dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Nabi SAW didatangi oleh Jibril as dan berkata kepadanya, "Bangunlah dan lakukan salat." Maka beliau melakukan salat Zhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian waktu Ashar menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Ashar ketika panjang bayangan segala benda sama dengan panjang benda itu. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Maghrib ketika mayahari terbenam.
Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Isya` ketika syafaq (mega merah) menghilang. Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata, "Bangun dan lakukan salat." Maka beliau SAW melakukan salat Shubuh ketika waktu fajar merekah/ menjelang. (HR Ahmad, Nasai dan Tirmizy. )
Di dalam Nailul Authar disebutkan bahwa Al-Bukhari mengatakan bahwa hadis ini adalah hadis yang paling shahih tentang waktu-waktu salat. Selain itu ada hadis lainnya yang juga menjelaskan tentang waktu-waktu salat. Salah satunya adalah hadis berikut ini:
Dari `Uqbah bin Amir ra bahwa Nabi SAW bersabda, "Ummatku selalu berada dalam kebaikan atau dalam fithrah selama tidak terlambat melakukan salat Maghrib, yaitu sampai muncul bintang."(HR Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak.)
Baca juga: Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
(wid)
Lihat Juga :